Perkembangan Daerah Sumatera Selatan 2008-2013
Bangsa & Negara April 25th, 2013
Visi pembangunan daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2008-2013 adalah “Sumatera Selatan Sejahtera dan Terdepan Bersama Masyarakat Cerdas yang Berbudaya”. Dengan visi ini, masa depan Sumatera Selatan yang diinginkan adalah :
- Daerah yang memiliki sumber daya manusia handal dengan produktivitas tinggi yang bermartabat dan berkeadilan
- Daerah Surplus pangan yang berkelanjutan dan komoditas perdagangan yang berdaya saing tinggi
- Daerah lumbung energi nasional
- Daerah industri maju berbasis sumber daya lokal dengan optimasi peningkatan nilai tambah dan modal
- Daerah yang mempunyai jati diri sejati yang tidak luntur dengan majunya ekonomi dan teknologi serta pengaruh budaya baru.
Secara konsisten, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menuangkan upayanya untuk mencapai hal tersebut ke dalam perencanaan, strategi dan berbagai program pembangunan yang dikristalisasikan ke dalam 3 (tiga) hal pokok, yaitu Reorientasi, Reposisi, dan Revitalisasi.
- Reorientasi, ditujukan untuk mengubah dari pertumbuhan ekonomi menjadi perbaikan ekonomi termasuk atau sekaligus pemerataan. Manajemen pembangunan diarahkan untuk memacu pemerataan melalui pertumbuhan bukan sebaliknya. Pertumbuhan adalah alat ukur yang mengindikasikan kemajuan pencapaian kesejahteraan, yang dalam bentuk sederhana berupa pengurangan jumlah penduduk miskin dan pengangguran
- Reposisi, dimaksudkan sebagai perubahan peran Pemerintah Provinsi dari pelaksana menjadi perencana, pelaksana dan pembiaya pembangunan sekaligus. Perubahan peran tersebut mengharuskan perbedaan pola kerja pimpinan puncak Pemerintah Provinsi dari mengatur ke dalam (inward looking) menjadi mencari ke luar (outward looking). Artinya, daerah tidak dapat sepenuhnya menggantungkan pada kekuatan sumber daya alam yang tersedia tetapi harus mampu membangun jejaring yang luas (pembiayaan, kerjasama, pasar, investasi).
- Revitalisasi, dimaksudkan untuk menguatkan kembali perencanaan jangka panjang dan lembaga perencana. Dalam satu daerah hanya ada satu rencana pembangunan induk yang menjadi acuan semua pihak terkait dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan pembiayaan. Hal ini memungkinkan terjadinya keterpaduan dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga lebih efektif, efisien dan profesional.
Menuju masyrakat sejahtera merupakan upaya yang menuntut perubahan mendasar yang dramatis. Oleh karena itulah, penekanan khusus pada peruahan diangkat menjadi tema pokok pembangunan Sumatera Selatan, yakni “PERUBAHAN MELALUI REORIENTASI, REPOSISI DAN REVITALISASI (3R-CHANGE)“.
Perubahan mendasar yang dramatis dimulai Read the rest of this entry »
About


