Pagaralam #5 : Kosakata Besemah

True Story May 21st, 2011

Seperti yang saya dengar dari rekan-rekan kerja disini, Bapak Walikota mengharuskan menganjurkan agar semua PNS di lingkungan Pemkot Pagar Alam bisa berbicara menggunakan bahasa daerah, terlebih saat berkomunikasi dengan beliau. duww.. jadi bingung anak muda. Beradaptasi dengan bahasa adalah sesuatu yang sulit buat saya. 10 tahun stay di kampung halaman Ibu, Jogjakarta, tidak lantas membuat saya cakap berbahasa jawa. Padahal Read the rest of this entry »

PagarAlam #4 ; Kota Tanpa Traffic Light

True Story May 18th, 2011

Ada 2 hal yang tidak saya sukai saat melakukan perjalanan dalam kota. Yang pertama saat harus mengantri lama di pom bensin. dan yang kedua ketika berhenti lama di traffic light, terlebih lagi jika harus menunggu lampu merah sampai berkali-kali karena macet. Maka dari itu, sungguh sangat bergembira ria manakala saya baru menyadari bahwa kota yang saya tempati sekarang tidak memiliki traffic light. hurrayy…. *joget joget norman kamaru*

Read the rest of this entry »

Pagaralam #3 : one man one million tree

True Story May 12th, 2011

Kalau dikota lain sering men-slogan-kan one man one tree, maka disini slogan semacam itu hanya seperti upil alias nggak berlaku. Karena program dari Bapak Walikota Pagar Alam adalah 1 orang {minimal} menanam 100 pohon. itu udah harga mati ! Seperti yang baru saja saya dan rekan cpns lakukan beberapa waktu lalu, sebagai seorang cpns kami diwajibkan menanam 100 pohon per orang. Hitung saja berapa banyak pohon yang sudah kami persembahkan untuk alam di hari itu… (total cpns 258 orang).

Pohon yang ditanam boleh kita sendiri yang menentukan jenisnya. Pohon mahoni boleh, jati juga boleh banget. Kemarin pohon yang saya tanam adalah pohon bambang *andai ada pohon Joko, saya pasti pilih pohon joko :P
Read the rest of this entry »

Pagaralam #2 : Surganya Sayuran

True Story May 9th, 2011

akan banyak perempuan, terlebih Ibu-ibu bakal iri dengki membaca tulisan ini. hehehe…

Kota PagarAlam buat saya adalah Kota Sayuran. Buminya yang ijo royo royo dan udara yang super sejuk sangat pas dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Maka rasanya tidak berlebihan jika saya menyebut Kota ini sebagaiĀ  surganya sayuran. Dua bulan semenjak tinggal disini saya selalu berusaha untuk belajar memasak sendiri *buka kartu* dan ya.. ternyata masak itu memang pekerjaan yang menyiksa batin menyenangkan. senangnya setengah mati saat bisa meracik bumbuĀ  ini dan itu *jiaahhh padahal setiap hari cuma tumis-tumisan doang :P , menanak nasi, menggoreng tempe, de-el-el. Bener ternyata yang dibilang farah quin, wanita belumlah lengkap tanpa Read the rest of this entry »

Pagaralam #1, Investor come here please..

Budaya May 6th, 2011

saya jatuh cinta dengan alam kota ini.

Itu awal yang saya rasakan saat harus bolak balik ke kota ini untuk mengikuti serangkaian test CPNS tahun lalu. Dan setelah 2 bulan tinggal disini, ya memang alamnya menjanjikan potensi yang luar biasa. Namun sayang gemanya tidak terdengar. Dari sekian banyak teman SMA dan kuliah, seringkali mereka bertanya “pagaralam dimana ?“. malah ada teman yang menuduh pagaralam berada di pulau jawa.. hahahha… jauh panggang dari api :P

Begitu juga Read the rest of this entry »

nge-blog lah, maka dunia ini akan semakin luas

True Story April 6th, 2011

ga percaya ?

makanya buatlah blog supaya percaya :P

Beberapa rekan dan teman yang tidak familiar dengan blog sering bertanya apa sih manfaat dari ngeblog ?. uhm,untuk menjawab pertanyaan seperti itu kadang sulit buat saya merangkai makna. blog itu manfaatnya segudang. yang paling utama adalah untuk eksistensi diri. halah…

ok serius. blog itu sebuah Read the rest of this entry »

My New Day

True Story March 2nd, 2011

27 februari 2011, lingkungan baru dimulai.

Saya harus pindah tinggal di kota Pagaralam, sebuah kota wisata yang sejuk dengan alamnya yang berbukit dan bergunung kembar. Kota Pagaralam masih berada di wilayah Sumatera Selatan, dan berbatasan dengan Bengkulu. Jarak tempuh dari palembang 6-8 jam. InsyaAllah tahun 2012 nanti sudah ada rute pesawat palembang-pagaralam.

Karena aktifitas kerja belum tahu kapan dimulai jadi setiap harinya saya hanya berusaha mengenal jalan dan juga berusaha mendapat minimal 1 kenalan baru, entah itu Read the rest of this entry »