Meggi Z
True Story, dunia kerja June 2nd, 2009
Iseng buat tabel perbandingan antara sakit hati dan sakit gigi ; Read the rest of this entry »
Iseng buat tabel perbandingan antara sakit hati dan sakit gigi ; Read the rest of this entry »
Jam 20.27 wib sekarang ini saya masih di stadion jakabaring, Palembang. Ada pertandingan antara SFC dengan Deltras dan langsung dilanjutkan PSMS lawan PSM Makasar pukul 9 malamnya.
dan disaat semua orang sibuk dengan yel yel suporter, saya juga sibuk membuka lapak berjualan kaos palembangcity yang bertemakan SFC. Euforia sepakbola yang hingar bingar tetap terasa baik didalam maupun diluar stadion, terlebih saat saya menyaksikan sekelompok anak-anak mengerubuti pemain DELTRAS untuk meminta tandatangan.
Heran,apa mereka gak menganggap kehadiran saya ya? kenapa tidak ada satu manusiapun yang meminta tanda-tangan saya?
Mengikuti saran Aribicara, menerbitkan kembali postingan pertama di blog eaSy tertanggal 16 May 2008; Read the rest of this entry »
Di salah satu soal ujian saat mengikuti test CPNS Tahap I tanggal 14 desember yang lalu, ada sebuah pertanyaan yang membuat saya bingung memilih jawabannya. Persoalannya seperti ini : Read the rest of this entry »
Apa yang ada dibenakmu saat mendengar nama-nama merk seperti Starbuck, Harley Davidson, Louis Vuitton (LV), Apple, Porsche, Volvo, Levis ?
Merk (Brand) yang saya sebutkan diatas begitu hebat dan memiliki karakter. Mereka memiliki fans setia yang sangat loyal. Seperti penggemar-penggemar tas LV yang rela mengeluarkan uang puluhan hingga ratusan juta hanya untuk sebuah tas. Saya terkadang gak habis pikir saat ada orang Indonesia yang rela mengeluarkan uang hanya untuk memiliki sebuah tas LV seharga 300juta. wadow… jika uang segitu dibelikan kacang rebus ga kebayang harus nyiapin karung berapa banyak.
Tapi ya itulah kekuatan sebuah brand. Saya yang termasuk Read the rest of this entry »
baru saja selang beberapa hari yang lalu saya posting membahas tentang rekor muri. sebuah rekor yang banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan untuk mengiklankan produknya dengan membuat event seperti membuat sesuatu yang terpanjang, terbesar, terbanyak, dan lainnya.
nah kali ini, ada yang namanya murifoss, MURI untuk Free Open Source Software Indonesia. Kita sebagai para blogger bisa berpartisipasi untuk ikut serta dalam pemecahan rekor MURI posting blog terbanyak, yang diadakan hari ini, sabtu 2 agustus 2008 dari pukul 13:00-16:00.
Tema yang diangkat adalah Internet Sehat. Tema yang pas untuk diangkat. Semakin mudahnya akses internet di era sekarang ini bisa menyebabkan gaya hidup yang juga berubah. kalau dulunya seorang anak bertanya ke orang tua untuk hal-hal yang tidak dimengertinya, sekarang sudah tidak lagi. kenapa?
karena ada om google. yap. ini memang gaya hidup masa sekarang. informasi apapun yang kita butuhkan semua bisa dicari dari google, sebuah mesin pencarian yang paling ngetop. mau soal agama? politik? sosial? budaya? sex?. semua tersedia. memang menyenangkan. namun disisi lain kita harus smart dalam memanfaatkan internet
footnote:
apa manfaatnya murifoss? yang jelas ada satu yang menarik kenapa saya mengikuti event ini, karena untuk 500 peserta pertama yang berpartisipasi akan mendapatkan t-shirt. lumayan kan untuk nambah koleksi?
saat pertama sekali saya terjun ke dunia kerja, saya bergabung di perusahaan BestCamp Indonesia sebagai tenaga IT. walaupun job desc nya memang sebagai orang IT di back office, entah kenapa pak bos seringkali mengajak saya untu ikut serta menemui customer ataupun calon customer. walaupun di pertemuan itu saya hanya akan menjadi saksi bisu doang :D. Lama-kelamaan, saya dididik Beliau untuk perlahan merambah ke dunia marketing *tepatnya diracuni untuk menjadi marketing*.
Sampai akhirnya saya memang menjadi seorang marketing di Pt Aplikasi Perangkat Lunak (jogja), disini saya belajar lebih banyak tentang meng-handle sebuah project pemerintah, tentu saja yang masih berhubungan dengan dunia IT. Saya mempelajari banyak hal baru, mulai dari proses tender, lobby pejabat, plus juga harus pintar mengatur anggaran perjalanan dinas. menyenangkan sekali
saya bisa berkeliling nusantara, bermalam di hotel berbintang *norak*, bertemu orang-orang penting, dengan biaya yang 100% ditanggung perusahaan. hehehe. di perusahaan ini juga saya belajar banyak untuk menghadapi customer yang bermasalah. dan entah kenapa, saya begitu menikmati emosi customer saat berkeluh kesah dalam nada yang menghentak !. saya senang mendengar. saya biarkan mereka mengeluarkan segala kekesalan. setelah si customer berceloteh panjang, saya hanya mengatakan bahwa saya minta waktu sekitar 10menit agar dapat membicarakan masalah ini dengan atasan dan berjanji akan segera menelpon balik. *walapun pada kenyataannya saya sama sekali nggak membicarakan hal tersebut dengan atasan :D*. selang 10menit kemudian saya telpon balik si customer, dan sudah bisa ditebak, si customer sangat baik merespon saya, tanpa ada nada marah sama sekali. terkadang memang benar bahwa customer hanya ingin didengar dan diperhatikan
plus mendapatkan penyelesaian segera tanpa harus dihadapkan dengan ribetnya birokrasi.
dan seiring waktu berjalan, saya menyukai dunia ini. menjadi seseorang yang menghadapi customer bermasalah. saya bukanlah orang yang sangat sabar, tapi saya belajar menjadi sabar dengan pengalaman seperti ini.
begitu juga ketika saya hijrah ke palembang dan bersama teman membangun palembangcity, saya tetap senang menerima complain dari customer. dan baru saja kemarin, dihari libur Isra Mi’raj (30 juli 2008) disela-sela saya sedang mencuci pakaian, saya masih sempat menerima telpon dari customer yang merasa pesanan kaosnya tidak sesuai dengan keinginannya. Karena kesalahan memang dipihak kami, saya jadi “semakin senang” mendengar keluhannya. sampai akhirnya, selang beberapa menit setelah saya menelpon balik untuk menyelesaikan masalah, sms dari si customer masuk ke inbox “thanks mbak lies, nanti saya bantu promosikan ke teman yang datang ke palembang untuk beli kaos palembangcity”. terimakasih juga ibu riri atas pengertiannya :). well, satu masalah terselesaikan, plus bonus loyalitas customer menjadi bertambah. ini yang saya suka dari pengalaman menghadapi customer yg bermasalah, asal kita smart mengatasi masalah, maka feedbacknya mereka akan terus menjadi pelanggan setia.