Suatu hari saya dan teman-teman berkesempatan mengunjungi curup yang belom pernah sama sekali saya kunjungi. Sebelum berangkat ada teman yang mengingatkan bakalan capek nantinya karena jalanannya yang terhal. Salah satu teman kami, Alpian, bahkan membawa serta peralatan berupa parang/arit sebagai persiapan. waaah… ini mau berkebun ato berwisata yaa.

Lokasi Curup cungkok ada di Cawang Lama, Kecamatan Dempo Utara. Perjalanan kesini lumayan sedikit lama, jalanan yang sudah diaspal terlihat rusak dibeberapa tempat. Tapi tak mengapa, tidak mengurangi niat kami untuk mengunjungi curup cungkok.

Setelah melewati jalanan berkelok kelok khas Kota Pagar Alam, akhirnya kami pun tiba di perkebunan kopi yang lebat, ya lebat tanaman kopinya, ya rumput dan alang-alangnya juga lebat. Tapi tunggu. Ini kok kebun semua ?? mana curupnya ?!. Sama sekali tidak ada tanda-tanda bahwa ini adalah tempat wisata.

Ternyata curup cungkok memang berada diaeral perkebunan milik warga. Tidak ada akses khusus untuk menuju curup cungkok. Yang ada hanyalah hamparan kebun kopi dan ilalang yang lumayan lebat. Jika menggunakan mobil, parkirkan saja mobilnya di tepi jalan. Sementara jika berkendaraan motor, bisa membawa masuk kedalam perkebunan dan mencari tempat persembunyian parkir yang lebih aman karena lokasinya ini memang jauh dari rumah warga, kiri kanan hanya perkebunan kopi.

Kami pun mulai menuju ke salah satu jalan setapak. Semakin kesini semakin terdengar suara gemericik air. aha’ ternyata curupnya ada dibawah sana. Jadi harus mendaki menuruni tebing terjal sambil tetap teman yang paling depan menebas ilalang yang menghalangi jalan. Pantesan ia membawa parang besar untuk menebas ranting-ranting pohon yang menghalangi jalan. Ditepi kanan kiri tebing banyak pohon berduri lagi. Bener bener deh, perlu perjuangan untuk sampai ke bawah.

Begitu tiba didasar sungai, rasa capek sirna seketika. Ada aliran sungai yang masih alami yang memiliki 2 air terjun sekaligus. Disebelah atas sungai dan dibagian kiri bawah. *rada kesulitan saya menjelaskan bentuknya*. Langsung saja cek foto berikut ya.

curup cungkok pagar alam

curup cungkok pagaralam

curup cungkok cawang pagaralam

Jika turun lagi ke aliran sungai yang lebih rendah, sekitar 50 meter dari ari terjun pertama, terdapat air terjun yang lebih tinggi lagi. Dan ini sumber aliran airnya berbeda. Air terjun yang kedua ini berada di dinding kiri sungai. Percikan airnya yang lembut sampai ke tepi sungai membuat kita berasa seperti sedang dibawah hujan gerimis. Untuk menjangkau air terjun kedua ini kita harus melintas dasar sungai, perlu berhati-hati karena batu didasar sungai sangat licin.

curup cungkok

Nanti, jika berkesempatan ke Pagar Alam, pastikan mengunjungi juga curup cungkok untuk mendapatkan pengalaman jelajah alam yang lebih seru. Dan jangan lupa ingatkan ke teman yang menemani perjalanan, agar membawa arit untuk berjaga-jaga jika jalanan setapak yang terjal itu sudah ditutupi banyak ilalang lebat. see ya, sampai ketemu di Pagar Alam series selanjutnya

note : saya sudah 3x mendatangi lokasi ini dan masih saja excited setiap kali mengunjunginya.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?




7 Comments to “Curup Cungkok PagarAlam”

  1.   Zanck | March 12th, 2013 at 12:17

    Semoga wisata alam ini tetap lestari dan tidak tersentuh oleh tangan-tangan nakal manusia :)

    Meskipun perjalanan ke situs itu melelahkan, namun akan serasa dimanja bila telah sampai.

    Nice post.

  2.   Goiq | March 12th, 2013 at 12:43

    Pagaralam memang kaya wisata alam, sayang belom promosinya masih kurang sehingga banyak yang belum tahu. Jangan orang diluar SumSel, orang SumSel sendiripun masih banyak yang belum tahu kekayaan alam di Pagaralam

  3.   syah | March 12th, 2013 at 13:58

    keren abis wisata alam nya ….

  4.   gambarpacul | March 12th, 2013 at 18:54

    kalo di Jawa tempatku namanya Curug….mirip yah?

  5.   syahwi | March 13th, 2013 at 09:34

    wiss tempat nya keren banget bang…

  6.   dhie among | March 13th, 2013 at 15:14

    aku yang orang pagaralam asli belom pernah kesana, padahal aku punya teman yg stay didaerah cawang, dengar-dengar banyak pantangan yang harus ditaati jika mo ke curup yang sikok nee, curup cawang masih blom terlalu terkenal dibanding curup mangkok and curup embun, ataupun objek wisata laen-nya yg ada dipagaralam, mungkin terkenal hanya dikalangan pelajar, thakzz banget uda share…

  7.   Cah@ngon | March 13th, 2013 at 15:50

    Kayaknya masih asri banget tuh, belum banyak tersentuh para wisatawan ^_^

Leave a Comment