Situs Megalith PagarAlam #2
Bangsa & Negara March 7th, 2013
Ini merupakan sambungan cerita Situs Megalith Part 1 yang saya ceritakan minggu lalu.Seperti yang sebelumnya saya katakan, bahwa Bumi Besemah PagarAlam merupakan kota yang kaya akan sejarah peradaban lama dengan banyaknya penemuan benda-benda purbakala berupa situs-situs megalith.
Setelah mengulas situs megalith yang ada di kecamatan Dempo Selatan, Dempo Tengah, dan Dempo Utara, sekarang saya mengulas situs megalith di 2 kecamatan lainnya di Pagar Alam, yaitu Kecamatan Pagar Alam Selatan dan Pagar Alam Utara. Apa saja ?
1. KECAMATAN PAGAR ALAM UTARA
- Arca Batu Gajah

Arca megalith yang berupa batu gajah ini berada di halaman parkir Gedung Juang, Kelurahan Beringin Jaya (depan Alun-alun kota). Dengan ukuran panjang arca 96 cm, lebar 78 cm, dan tinggi 105cm, arca ini sangat terlihat jelas seperti seekor gajah dengan gading dan belalai yang jelas terbentuk.
- Rumah Batu Talang Kecepol
Rumah batu Talang Kecepol berada di Kelurahan Dempo Rejo. Benda Megalith ini ditemukan oleh pemilik kebun yang sedang menggali tanah dan menemukan tumpukan batu yang ternyata adalah rumah batu dari budaya Megalithik. Ukuran dari rumah batu memiliki panjang 205 cm, lebar rumah 240 cm, dan tinggi rumah 160 cm. hayo siapa yang mau ngontrak rumah ini ?
2. KECAMATAN PAGAR ALAM SELATAN
Kecamatan PagarAlam Selatan memiliki situs Belumai yang berada di areal persawahan dan perkebunan kopi milik warga. Akses jalan menuju situs ini rata-rata mudah dilalui, bahkan ada yang terletak di pinggir jalan besar. Temuan di Situs Belumai sangat bervariasi terdiri yaitu terdiri dari :
- Rumah Batu Situs Belumai

Lokasi Rumah Batu berada di areal kebon kopi warga. Ukuran panjang 365 cm, lebar rumah 230 cm dan tinggi rumah 122 cm. Bentuk atap dari rumah batu Situs Belumai ini cukup unik dan agak berbeda dengan lainnya karena bentuknya yang besar dan tidak ada pahatan tipis, jadi bisa dipastikan bentuk atapnya merupakan alami.
- Batu Berelief

Pahatan di batu berelief ini berbentuk manusia yang sedang menunggangi hewan kerbau/ gajah dan memegang alat seperti pisau dan juga tali. Ukuran panjangnya 335 cm, lebar batu 210 cm, dan tinggi batu 155 cm. Batu ini bersandar pada 2 (dua) batu sebagai penyangga. Menurut Bpk. Lubis (juru pelihara) posisi sebenarnya batu ini berada di aliran sungai namun didasarkan pentingnya keselamatan maka batu tersebut di pindahkan di tengah sawah pada tahun 1996 silam.
- Batu Gelang (enclosure stone)

Ditemukan ada 3 (tiga) formasi batu gelang. Berfungsi sebagai tempat upacara keagamaan dan tempat apat/berdiskusi ketua suku. Lokasi berada di tengah areal persawahan basah dan sulit untuk dilalui. Terdiri dari 5- 8 batu yang membentuk formasi lingkaran menyerupai gelang.
- Tetralith (Batu Bersusun Empat)

Tetralitfh juga berfungsi sebagai tempat upacara keagamaan. Ditemukan ada 3 (tiga) tetralith di situs ini. Berada di tengah areal persawahan tidak jauh dengan batu gelang.
- Lumpang Batu

Batu lumpang memiliki tiga buah lubang yang berfungsi untuk menumbuk biji-bijian. Ukuran panjang lumpang 125 cm, lebar g 120 cm, tinggi 36 cm, diameter 12 13 cm dan kedalaman lubang 15-20 cm. Batu lumpang ini berada di areal persawahan.
- Lesung Batu

Batu Lesung berfungsi untuk menumbuk biji-bijian dan mengolah makanan. Memiliki ukuran panjang 80 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 28 cm dan berada di areal persawahan.
**************************************************************************
Nanti.., kalau suatu hari berkesempatan mengunjungi kota ini, pastikan menjelajah ke situs-situs megalith diatas ya ?
@liessurya

About



bener2 kota megalithikum..
batunya lucu2
yg arca gajah bagus, rapi pahatannya jadi mirip bgt gitu
mantap bang…
waah situsnya berserakan di mana mana
pernah liat, cuma lewat doang, gak niat wat nengok dari deket!! #keterlaluan emang awak jeme pagaralam
huaaa aku pernah juga pernah ke pagar alam.. :))