Teh Daun Kopi, Bukan Barang Baru di Indonesia
True Story February 19th, 2013
Beberapa hari ini saya mendapat beberapa broadcast tentang jenis minuman terbaru, yaitu teh yang terbuat dari daun kopi. Disebut-sebut bahwa teh ini merupakan inovasi baru buatan ilmuwan Eropa dimana mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. what ? teh daun kopi penemuan baru ?!
Sepengetahuan saya, bukankah sudah sejak lama daun kopi memang bisa dijadikan minuman ?. hanya saja tidak sepopuler kopi dan teh. Saya pribadi belom pernah mencicip langsung minuman yang terbuat dari daun kopi, yang katanya memiliki kandungan kafein lebih rendah dibandingkan kandungan kafein di kopi dan teh. Tetapi mengenai minuman ini sudah pernah saya dengar langsung dari rekan kerja saat saya mengunjungi beberapa daerah di Provinsi Sumatera Barat ( saya pernah ditugaskan ke kota Padang, Bukit tinggi, tanah datar dan sawahlunto).
Supaya tidak salah info, saya pun googling lagi tentang teh daun kopi. Dan memang benar, di website padangkini.com ada tuh review tentang budaya masyarakat nagari Tanah Datar yang sudah biasa membuat minuman dari daun kopi. Penyajian kopi daun didaerah ini sangat unik, menggunakan tempurung kelapa tua yang mereka sebut “sayak”. Proses menjadikan daun kopi menjadi teh juga sangat sederhana, daun kopi yang dipetik (dipilih daun kopi yang tidak terlalu tua tapi juga tidak terlalu muda), dijepit menggunakan sebilah bambu lalu digantung diatas perapian, dibiarkan selama berhari-hari diatas perapian kayu bakar hingga kering. Jika daun-daun tersebut diremas dan berbunyi gemerisik, itu artinya daun sudah jadi. Daun kopi kering ini pun dimasukkan ke dalam tabung bambu khusus. Ujung bambunya disumpal dengan ijuk sebagai saringan. Kemudian tabung bambu ini disiram air mendidih dan dibiarkan beberapa saat sebelum dituangkan ke sayak tempurung. taraaa… teh daun kopi siap dihidangnkan. Katanya sih aroma teh kopi daun jauh lebih wangi dari teh biasa. Penampakan minuman ini lebih kental dan kecoklatan. Kalau diseruput terasa agak pahit seperti teh. aih bikin penasaran, sayangnya saya tidak pernah masak menggunakan perapian, jadi tidak punya kesempatan untuk membuat teh daun kopi aka kopi daun. Padahal di bumi Pagar Alam ini mudah sekali mendapatkan daun kopi karena disini kebun kopi melimpah ruah.
fyi, selain di tanah datar, di Payakumbuh juga mengenal budaya minuman teh yang terbuat dari daun kopi. Nah berarti minuman jenis ini bukan lagi barang baru. Cuma saja banyak dari kita yang tidak mengetahui budaya dari negeri kita sendiri. Maka ketika minuman ini dilansir di Eropa, justru orang-orang Indonesia sendiri jadi ikut heboh mewartakan berita ini heuheuheu
Padahal masyarakat kita sendiri ada yang sudah terbiasa dengan budaya ini. Sayangnya kita selalu kalah dengan luar negeri. Giliran para peneliti dari inggris dan perancis sibuk mengenalkan teh jenis ini dan mengklaim banyaknya manfaat bagi kesehatan, barulah kita pun ikut-ikutan mengakui. Andai kita mau, bisa saja peneliti-peneliti Indonesia yang mengangkat minuman ini. Thailand aja bisa bikin kopi dari tai gajah, kenapa kita tidak ? Indonesia ini kaya akan hasil alam yang melimpah ruah dari sabang sampai merauke dengan khasiat yang sangat besar bagi manusia, tinggal bagaimana cara kita memanfaatkan dan melestarikannya. agree ?


About



setuju bener sm kalimat terakhirnya. indonesia kaya sda, tapi miskin sdm
@nidya ; nah kl bicara sdm, ini salah satu yang jadi PR orang2 yang terlibat di dunia pendidikan. aih kalimatmu bikin aku jadi punya ide utk nulis hasil raker
oow,, emank kurangnya sdm di indonesia bikin rakyat indonesia diperbudak oleh bangsa lain dinegri sendiri kita lihat saja yang menguasai perdagangan ada org org cina dan org indonesia hanya jadi pekerjanya
saya malah baru rahu loh,,tertarik pengen nyoba
berarti masuk minuman khas daerah sumbar yah
sayang belum banyak yang menyadari. sekali lagi, Indonesia sebenarnya sangat kaya.
Klau minuman the daun kopi sy udah biasa minumnya kebetulan sy berasal dr sumatra,,,enak banget pembuatannya secr alami,,,,,
Baru ngerti ttg teh dari daun kopi
Jangan-jangan si “penemu” tahu setelah mempelajari budaya Indonesia.
stuju banget mba, saya baru tau banget ini, haduh luar biasa yah sebenernya indonesia itu luar biasa tp kenapa orang pinter indonesia lbh milih diangkut keluar sih demi segepok uang. ironi banget dan sayang banget ya kan, emas yg ada tidak dimanfaatkan.
KALAU SUDAH DIAKUI NEGARA ASING BARU DEH RIBUT PADAHAL KALAU PEMERINTAH MAU MELAKUKAN PENELITIAN DAN MEMPROMOSIKAN MAKA BISA MENJADI LAHAN KERJA BARU
daun sirsak juga berkhasiat untuk mengobati penyakit sob, coba deh buktikan sendiri…….. hehe
saya sudah dari sejak dulu minum kopi daun. kebetulan di pekarangan rumah saya tumbuh tiga batang pohon kopi. Yang saya ambil adalah daun yang sdh jatuh ke tanah,yaitu daun kering, lalu diseduh dan ditambah gula. biar enak harus menggunakan gula aren, jangan gula putih. rasanya enak menyegarkan dan lebih ringan dari kopi biasa. Jadi kopi daun bukan cerita baru, sudah kuno.
..asli karya urang awak tuh..
disana minuman ini dinamai “aie kawa” (air kawa), krn daun kopi disebut daun kawa. citarasanya.. hmm.. mantab beud, kalo starbuck ato coffe bean tau pasti dibajak deh, krn pasti laku.. let`s we conserv Indonesian beverages!!
baru tau mbak..tapi karena ga suka ngopi jadi ga pernah nyari yang macem2 hihihi
nti kalo udah dicicipin enak ga kabarin ya mba
Di Sumatera Barat, sudah umum cafe yang menyediakan teh daun kopi ini. Daun kopi yang dikeringkan dan diseduh seperti minum teh disana disebutnya KAWA. Didaerah Payakumbuh, Bukittinggi, Batusangkar dan sekitarnya minuman ini sudah dimanfaatkan secara turun temurun sejak zaman dulu. Diminum pakai tempurung kelapa (sayak), dan lebih sedap jika ditambahkan gula kelapa atau gula aren……
setuju banget, itu tergantung dari kita sendiri, org2 eropa bisa karena mereka menggunakan media internasional agr informasinya menyebar
Have no idea which writing centre to choose to get help from? Glance over PremiumQualityEssays testimonials, and reach a good choice.
emang yah orang2 dulu itu kreatif2… walau nggak tau kandungannya yang penting asyik he he he he.
dulunya orang Sumbar gak boleh minum kopi (buah) oleh Belanda, maka mereka mencari alternatif lain yaitu mengolah daunna jadi minuman. Gara-gara minum daun kopi, orang Minang malah dikatai sebagai Melayu Kopi Daun oleh para tuan kulit putih itu
Seumur-seumur baru denger kalau daun kopi bisa dijadikan minuman layaknya teh. Ah, pengen coba, pasti mantab, daun kopi dijual gak ya ditoko?
wah perlu dicoba nih..
Did you hear something about custom papers writing firms? Did you see such kind of professionals could compose custom papers of high quality. Thence, you had to buy essays online to be successful.