Mengubah Dunia dengan Tulisan
Bangsa & Negara January 22nd, 2013
Untunglah saya terlahir di 20 April. Jika Ibu iseng menahan saya sehari saja, pastilah nama saya akan menjadi Kartini. Dan menurut cerita Ibu sih, memang benar Bapak(alm) meminta Ibu menahan kelahiran sehari lagi agar mereka memiliki “kartini”. aih syukurlah Ibu tidak sengotot itu, maka selamatlah saya dari nama kartini, nama yang terlalu mudah untuk ditebak tanggal lahirnya hihi.
Bulan ini memang masih Januari. Jarang banget ada blogger yang mengulas Kartini kalau tidak dibulan April. berasa kayak blogger yang aneh membahas kartini di januari
Tapi tak mengapa, saya harus menyelesaikan tugas demi memajukan perbloggeran PagarAlam. Adalah 2 kawan baik saya disini yang sekarang sedang aktif ngeblog, @31_taufiqismail dan @nidyagayatri. Bersama dua orang ini kami membuat games, masing-masing menuliskan sebuah tema tulisan di secarik kertas. Kemudian kertas itu digulung dan dikocok seperti ibu-ibu arisan. Kertas yang keluar pertama, dijadikan bahan postingan diminggu pertama. Begitu seterusnya sampai selesai 3 minggu. Nah minggu pertama ini temanya adalah “apa yang membuat kartini terkenal ?”
Jawaban bodohnya sih Kartini bisa terkenal karena setiap 21 april dirayakan sebagai hari kartini hihi. Bener kan ? jika hanya karena ia salah satu pahlawan bangsa, tidaklah akan seterkenal itu. Buktinya banyak dari kita yang tidak hafal dengan nama-nama pahlawan dan ceritera dibalik perjuangan mereka. ngaku deh..
Tapi ada yang lebih menarik untuk dipelajari dari sejarah bagaimana nama Kartini bisa mencuat. Sejatinya yang membuat Kartini terkenal adalah karena ia menulis !. Andai Raden Adjeng Kartini tidak pernah menorehkan tulisan-tulisannya, mungkin ia tak akan pernah dijadikan simbol pelopor perjuangan kaum wanita dalam memperoleh persamaan gender.
Habis Gelap Terbitlah Terang ( Door Duisternis tot Lich ). Buku inilah yang membuat Kartini terkenal. Buku yang berisikan kumpulan surat-surat Kartini yang dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya di Belanda. Lewat tulisan-tulisannya, Kartini menggambarkan betapa kuat keinginannya untuk menghapus diskriminasi bagi kaum perempuan di zaman itu. Hingga akhirnya, untuk menghormati jasa-jasanya dikenanglah hari Kartini setiap 21 April.
Apa yang bisa dipetik dari kisah kartini ?
Betapa menulis mampu mengubah dunia.
Saya jadi teringat dengan tulisan Ridwan Hardiansyah tentang menulis untuk peradaban. Beberapa saya kutip kembali tentang besarnya pengaruh tulisan dengan peradaban dunia ;
“Melalui tulisan, manusia beralih dari zaman prasejarah menuju sejarah. Peradaban berkembang semakin cepat karena huruf-huruf yang tergores mulai dari dinding, daun, kertas, sampai yang tersimpan secara digital. Dengan tulisan, masa lalu dapat dipelajari sehingga bisa diperbaiki. Peradaban modern telah mensyaratkan manusia untuk menulis. Menulis menjadi pekerjaan sehari-hari. Sejak berusia muda, manusia sudah harus mulai mengenal huruf, angka, dan beberapa tanda baca yang melengkapi keduanya. Semakin maju peradaban, tulisan menjadi semakin penting. Melalui tulisan, manusia menuangkan pemikiran. Dan pemikiran menjadi semakin berkembang. Alhasil, peradaban pun berkembang, melalui tulisan. Pada akhirnya, manusia itu sendiri yang mendapat manfaat dari perkembangan peradaban.”
Sehebat itulah kekuatan sebuah tulisan. Seperti pelajaran yang kita ambil dari sejarah Kartini. Ia bukanlah pejuang yang berlaga di medan perang, ia adalah pejuang kaumnya untuk sebuah kehidupan baru. dan ia menuangkan pemikirannya melalui tulisan. sialnya bangsa ini latah memoles hari kartini dengan cara berkebaya dan lomba-lomba kebaya. Kenapa tidak merayakannya menjadi hari Indonesia menulis?
Walau tidak berharap menjadi next Kartini yang dikenang sepanjang masa, saya tetap percaya, bahwa tulisan-tulisan positif yang kita bagikan akan memberi manfaat bagi kehidupan.
I write for the same reason I breathe because if I didnt, I would die. -Isaac Asimov-
About



hiks,aq telat posting…ide dasarnya sama bahwa kartini terkenal karena beliau menulis. Yups, SETUJU bener!!
tulisan positif berguna bagi banyak orang ya
keren tuh mbak… merasa dikalahkan
. guru terbaik adalah pengalaman, Aqu dak bakal nyerah tunggu aksi jari jemariku selanjutnya
Sejujurnya, andaikata surat-surat Kartini ndak dibukukan oleh seorang pejabat Belanda, mungkin surat itu ndak akan ada artinya sekarang ini. Maka, buku itu sangat membantu tulisan-tulisan Kartini bisa dibaca lebih banyak orang.
sungguh bermnafaat sekali infonya mkasih bnyak jangamn lupa kunjungi balik
kerennn
nice post
Turning to this agency is the perfect choice for those who want flawless assignment writing services. Check out GOGETESSAYS agency, order buying essay and get evidence that quality academic writing is achievable.
selamat sore
salam sehat dari kami
smoga sisa hari anda menyenangkan:)
selamat sore sadayana:)
tetap semangat pagi meski sudah sore
kesehatan bersama anda sekalian:)
amiin..
bahkan hanya dengan senyum tulus dunia org lain bisa sdikit kita ubah:)
sebarkanlah ilmu walau hanya satu kata… ce ileee..
suka banget dengan artikel ini
liat judulnya az udaa suka
hayooo… kita budayakan hdup mnulis dan mmbacaa:D