Untuk Yang Sedang Patah Hati
True Story October 5th, 2011
Saya bukan seorang pakar ataupun Konsultan dibidang Sex percintaan. Pengalaman dalam bermain cinta pun nggak banyak-banyak amat. Tapi alhamdulillah ada saja teman yang percaya untuk berbagi cerita tentang seluk beluk cintanya. Bahkan semasa kuliah dulu saya punya teman yang menceritakan secara vulgar kisah cintanya lengkap dengan permainan mereka diranjang. wow ! Tentu saja saya kaget. Mereka kan belum menikah !. Belum hilang rasa kaget ia semakin antusias menceritakan adegan ML mereka saat ia sedang opname dirumah sakit. huhuhu… bener-bener sebuah cobaan untuk saya yang masih unyu kala itu..
Cobaan buat saya ternyata tidak berhenti sampai disitu. Teman saya yang lain, yang sedang berusaha menggugurkan kandungan diluar nikahnya, selalu bermalam dikamar kost saya setiap kali ia selesai “berobat” ke dukun. Total sebanyak 3x dia mengurut kandungan agar janinnya luruh. Dan setiap kali itu juga ia akan bermalam dikamar saya untuk menenangkan diri. Maka sukseslah saya dirudung rasa takut sepanjang malam. Bagaimana kalau nanti ia mengalami pendarahan dikamar saya ? Bagimana kalau nanti saat pendarahan lalu teman saya ini mati ? Bagaimana kalau nanti ia benar-benar mati di kamar saya lalu saya yang diciduk polisi ? huwaaa… alhamdulillah semua ketakutan saya sirna. Bahkan ending cerita ini sangat membahagiakan. Si jabang bayi yang sudah diremas-remas mbah dukun tetap menempel kuat di rahim, hingga akhirnya mereka harus menikah dan sekarang hidup bahagia bersama. Senangnya…
OK, saya rasa kisah-kisah seperti diatas sudah biasa berseliweran menghiasi muka bumi. dan setiap orang tentu memiliki pengalaman hidup yang beraneka ragam. Haru biru, sedih dan tawa, menyatu seiring bertambahnya usia kita.
Semalam, seorang teman lama di riau mengabarkan tentang hatinya yang galau menghadapi kenyataan bahwa rencana pernikahannya ditunda sampai waktu yang tidak diketahui kapan. hm. Dalam situasi seperti ini hanya kata “sabar” yang tepat untuk diucapkan. Ya, bersabarlah, semua pasti ada hikmahnya. Saya juga mengerti, tidak mudah untuk menahan rasa sesak, menahan rasa sakit yang membuat air mata berderai. Apalagi untuk kaum perempuan, bukan hal yang mudah untuk menunjukkan seolah-olah i’m fine sementara pikiran sedang berkecamuk kacau.
Saya tidaklah pandai merangkai kata seperti seorang psikolog. Tapi saya masih memiliki empati untuk mengerti perasaan orang lain. Menikah dan memiliki pasangan hidup adalam idaman semua wanita dewasa (termasuk pria juga tentunya). Saya juga pernah mengalami hubungan percintaan yang kandas. Namun sekarang, setelah saya memiliki suami, saya bersyukur dengan percintaan yang kandas itu, bersyukur bahwa Allah memang menyiapkan seseorang yang lebih baik untuk menjadi imam saya, dan ya saya bersyukur dengan pengalaman buruk itu. Setidaknya empati saya lebih terasah dan bisa memahami perasaan teman yang sedang mengalami masa sulit. Bahkan saat mendengar suaranya yang berusaha menahan tangis, air mata saya ikut menetes dipipi. Hayyahh… apa apaan ini. Pasti ini karna bawaan sensitif karena saya sedang menstruasi
Tidak ada yang bisa menjamin hari esok akan selalu penuh warna ceria, yang bisa dilakukan saat ini adalah melakukan yang terbaik yang bisa kita berikan untuk hidup. Bapak saya (alm) pernah mengirim SMS ketika saya sedang mengalami masa sulit “yang penting bukan nanda yang membuat masalah. Kalau kita sudah berbuat yang baik tapi tidak sesuai dengan harapan, mungkin Allah punya kehendak lain. ArtinyaAllah sayang sama nanda, nanti pasti ada seseorang lain yang lebih baik untuk nanda”. Dan saat itu hati saya tenang membacanya.
my dear friend, aku berdoa untukmu, semoga semua akan berakhir dengan baik dan segera dipertemukan jodoh. Love u :-*
About



trus, sekarang yang suka cerita2 jadi kamu dong ya Lies? ke Cinci misalnya ? :p
cinta memang melenakan dan mengasyikkan. tapi kadangkala juga menyedihkan
repot juga dengan cinta, namun bahagia disaat kita mendapatkan manisnya
Jadi mencintai itu harusnya lebih aktif untuk memperbaiki diri agar pantas bagi pasangannya. Bahwa orang baik itu dipasangkan dengan orang baik oleh Tuhan
hari gini patah hati,, dunia tak selebar celana kolor, eh daun kelor, hehe..
love or lust, sebetulnya tak sulit membedakannya !
Haduhhhh, postingan ente bikin aku sedih aja.
simbolnya patah hati kok musim gugur ya? Lucu bgt. wkwkwkkwwk
koq aku merasa menjadi temen curhatmu itu say
jadi ikut mellow..mellow neh!
Voucher Hotel Murah di RajaKamar.Com
Gairah kawula muda ?
tapi kenapa juga orang yang sudah menikah masih merasakan getaran cinta, ditepis masih saja datang.
Ada juga teman saya, tergoda dan jatuh cinta, tapi setelah itu pasangannya pergi begitu saja saat hatinya sudah terpanah asmara. hemmmm pusingnya cinta
bu, rasanya kita udah pernah saling komen di detik ya.
Berbuat yang terbaik itu perlu, ya setidaknya kita sudah berbuat yang terbaik.. Tidak ada yg sia-sia kok di dunia ini..
Aduh yang namanya patah hati karena cinta memang galau banget..
Cinta….. Cinta….. Cinta semua gila karna Cinta
patah hati itu kita sendiri yang bikin. maksudku… kalo dipikir2, larut dalam kesedihan itu buang waktu dan energi. tapi, ga bisa dihindari juga…
Semoga Allah segera menyembuhkan semua yang lagi hatinya lagi patah, dan keceriaannya bisa segera kembali
wah.. mbak easy udah menikah? kapan? apa kabar? lama ga main kesini.. masih inget aku??
paling galau klo lagi patah hati….
beuh masuk banget ke qalbu tuh,,,sangat lembut sekali…
jadi kapok deh kalau kayak gitu mah
wah artikel nya sangat menarik dan infonya sangat bermanfaat
Masih rajin nge Blog…..
patah hati boleh,,,
tapi jangan sampai patah arang,,,
nyari lagi gan banyak gantinya. Semangatz…!
Wahhh.. merinding jg ya kalo diposisi mbak lis, repot bener ngurusin orng yang mau ngugurin kandungan, tapi yah bener… karena mbak seorang temennya, kebijakan mbak untuk tetap menjaganya menjadi hal utama
begitulah cinta, pendritataannya, memang tiada, akhir
Saya pernah lo patah hati…tapi lebih sering lagi jatuh cinta….memendam rasa juga sering….hehe
Benih apa (baik atau buruk) yang ditanam, maka buah itu yang akan keluar. Sesungguhnya ALLAH SWT yang lebih tahu mana yang baik untuk umatnya. Dan sebagai bukti kebesaran-Nya, mbak easy sudah mendapatkan hal baik itu (menikah) dgn suami sekarang. Dan saya juga setuju dgn alm. bapak mbak easy.
Salam hangat,
Semua itu akan Indah pada waktunya….
salam kenal aja yaa…
bagus nih artikelnya…
Cinta membutakan segalanya …
Cita itu bodoh dan berteman setann ..
padahal Tuhan memberikan beribu pahala dalam pernikahan …
Beribu keindahan dalam pesona suami / istri tapi kenapa kita lakukan hal yang belum halal sekarang ??
sungguh itu kesesatan yang nyata …
pASTikan ada caya dalam kegelapan ini asalkan kita mau berusah keluar dari jalan yang tidak benar …
berani jatuh cinta
harus berani juga menanggung resikonya
wah,,,turut berkabung wat yang patah hati,,,
What patah hati?? huhuhu
mati satu tumbuh seribu…
patah hati kenapa, kan masih banyak yang lebih baik dari si dia,,,,jangan begitulah!!!!
apakah setiap orang itu pernah mengalami patah hati???!!!
menarik tulisannya…
jangan sampae tu kata patah hati mendekati ku,,,ampun deh
kalo sudah berhubungan dengan dunia percintaan,harus siap segala-galanya
cinta itu banyak rasa
HEHE