Karangan Bunga untuk Eyang
True Story May 25th, 2010
Kepergian Ibu Negara Hasri Ainun Habibie tentunya menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Saya juga sedang berduka, Eyang Putri saya tercinta meninggal dunia siang hari ini tadi.
Namun saya tidak ingin membahas cerita dibalik kepergian mereka, melainkan tentang kebijakan yang diambil oleh Keluarga besar Habibie tentang himbauan agar para relasi tidak mengirimkan karangan bunga melainkan boleh diganti dengan uang yang akan disalurkan untuk sosial tentunya (kalau ga salah untuk membantu yayasan penyakit tertentu *maaf saya kurang menyimak dan sedang ga mau browsing mencari tahu*)
Bijak. Karena menurut saya karangan bunga yang segede gaban itu tidak terlalu banyak gunanya. Malah beberapa kali saya sempat terkena macet dijalanan karena ada orang kaya yang meninggal dunia dan sepanjang beberapa ratus meter dijalan tersebut terhampar karangan bunga berukuran besar. fiuhhh… bisa dibayangkan jika diganti dengan uang. 1 karangan bunga yang ukuran sedang aja bisa 1jutaan, apalagi yang seukuran 3meter bahkan lebih. Tentunya lebih bermanfaat jika uang tersebut disalurkan ke yang membutuhkan. Toh karangan bunga hanya bertahan beberapa hari saja. selebihnya menjadi sampah.
Tapi…. diluar itu saya juga memikirkan nasib orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari karangan bunga. Bukankah jika ada petinggi/orang besar yang meninggal dunia maka itu berarti rezeki juga buat mereka.
About
Dilema jadinya ya…
Aku pikir itu ide yang bagus, karangan bunga diganti dengan uang tuk disumbangkan ke yayasan tertentu…
Kalo tuk tukang bunga, tenang aja, gak semua punya kebijakan seperti itu kan, jadi masih punya kesempatan buat menggais rezeki lainnya.
Selamat datang kembali, Lies…
Turut berduka cita, semoga arwah beliau diterima disisiNya
Mbak, judulnya mesti gini : “Rezeki Di Balik Kematiannya” hahahahah biar rada horor
akhirnya apdet juga dirimu say
ups…salah id neeh
pertama turut berduka untuk eyang putrimu say, semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga tabah yaa
turut berduka juga utk keluarga Bpk Habibie
mbak ikut berduka buat eyangnya , sabar ya mbak
smoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi-Nya..
Amin.
salam kenal!
Gimana kalo karangan bunga nya di ganti krupuk aja….
semoga diterima di sisiNya…
ya kami juga turut berduka juga buat eyang
blog walking…
salam…
segala sesuatu pasti menimbulkan dampak untung rugi. tapi sebagai manusia yang berakal, pasti bisa menimbang mana keuntungan yang lebih besar yang bisa diambil dan meminimalisir kerugian itu
turut berduka atas kepergian eyangnya. semoga semua amal ibadahnya diterima dan dosa diampuni
aku turut berduka cita ya,.
meskipun telat,..
yang penting niat nya,..
Ibu Hasri Ainun Habibie memiliki yayasan bagi penderita kebutaan dan penyakit mata lain. Himbauan agar belasungkawa tdk diekspresikan dengan karangan bunga tidaklah akan membuat orang2 yg ‘menggantungkan hidupnya dari karangan bunga’ akan mati kelaparan. Dengan uang yang tidak sedikit itu akan membuat lebih banyak lagi orang dapat melihat keindahan bunga.
artikel yang bagus
bener banget nih postingan btw turut berduka cita ya
salam kenal
jnice artikel
salam kenal ya gan
nice info