Pentingkah Komentar ?

True Story August 18th, 2009

Beberapa kali saya sering memperhatikan lomba-lombaan blog dimana salah satu kriteria untuk menang adalah banyaknya komentar yang masuk. termasuk juga lomba merah putih detikcom yang sedang berlangsung. Disebutkan bahwah jumlah komentar merupakan salah satu kriteria penjurian. Pentingkah ?

lalu bagaimana jika komentar-komentar tersebut saya sendiri yang membuatnya dengan nama berbeda ? Apakah pemilik lomba nantinya mencatat satu persatu IP Address komentator supaya tidak dicurangi ?

bagaimana juga bila saya memperbolehkan spam masuk mengomentari tulisan saya ? dengan begitu jumlah komentar akan meningkat tajam mengalahkan yang lain. Toh di kriteria penilaian hanya disebutkan “banyaknya jumlah komentar” tanpa menyebutkan bahwa komentar harus berhubungan dengan tulisan :P

note : bukan mo nyerang detikcom ya. itu tadi hanya contoh dari sekian banyak lomba. takut jadi kasus


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?




82 Comments to “Pentingkah Komentar ?”

  1.   irvaninside | August 18th, 2009 at 14:02

    Pertamax kah..?

    ;)

  2.   thopo | August 18th, 2009 at 14:04

    mungkin jika sudah menemukan karya yg paling bagus gampang, klo bagus semua mungkin itu sebagai cara akhir nentuin sapa yg menang kali lies

    begitukah ?? tapi yang namanya sebuah karya itu tidak bisa dinilai dari komentar mas. kalaupun ada 2 yang sama bagus, tetap saja jumlah komentar bukan utk diperlombakan…

    karna ada point itu mas thopo jadi kirim pm ke temen2 kan minta dikomentarin ? :P nah lho ! jadinya kok semua peserta malah fokus minta orang2 utk komentar…

  3.   sutrisno1212 | August 18th, 2009 at 14:04

    komentar perlu, tapi harusnya tidak mutlak. Dan mestinya sesuai dengan topik yang disampaikan, tidak asal ngemeng aja

    seharusnya gitu ya mas. kalau sekedar jumlah komentar kan komentar dari spam juga tetap saja dikategorikan komentar :D

  4.   thopo | August 18th, 2009 at 14:05

    ini ada contohnya, berburu koment pertamax di tempatnya easy hahahah

    hayyah.. berburu yang ga ada hasil :D
    enakan kita berburu hewan aja mas. bisa lansung dimakan hidup2. eh.. dibakar dulu deeng

  5.   irvaninside | August 18th, 2009 at 14:12

    Bener banget tuh mba.. klo jumlah komentar dijadikan slh satu kriteria, bisa kasihan D’blogger yg masih baru, tp aku rasa itu bukan syarat mutlak, admin blogdetik (juri) pastinya org2 yg cerdas memilih kandidat pemenangnya,meskipun komentar dalam postingannya ‘ga banyak.. :)
    nice post KK

    iya. saya juga percaya dengan detikcom. tapi bisa jadi bumerang jika nanti yang menang adalah yang tulisan bagus tanpa ada yang memberi komentar. ya kan ? ;)

  6.   umikartikawati | August 18th, 2009 at 14:14

    iya ya, komentar mah aturan ga usah dijadikan kriteria penilaian yah, tapi kalo tujuan lombanya untuk melihat seberapa gaul penulis blognya, ya mungkin harus dimasukin kriteria…:)

    nah ide bagus tuh mbak. mengadakan lomba blogger gaul hahaha…

  7.   aziza | August 18th, 2009 at 14:20

    gimana klo polling sms seperti lomba2 di tv itu… sama juga dong mba easy klo yg kirim sms banyak itu dr kantong saya sendiri :)
    Keputusan dan aturan penjurian memang seperti itu ya marilah kita menghormatinya secara sportif saja.
    salam :)

  8.   matanaga | August 18th, 2009 at 14:32

    ada benernya juga mbak?
    kalo menurut saya komentar hanya perangsang buat berprestasi aja
    bukan berarti tanpa komentar, tidak ada yg baca khan?
    ye ngga! ye ngga! ;)

  9.   ahza | August 18th, 2009 at 14:47

    emang sih komentar kadang penting Mbak buat semangat utk menulis lagi… :)

  10.   pakacil | August 18th, 2009 at 15:11

    dalam konteks lomba:
    jika pendekatan yang digunakan semata-mata pendekatan kuantitatif atas komentar, maka jelas tidak perlu. Bahkan akan sangat sulit menentukan sekalipun paramater komentar tersebut menggunakan pendekatan kualitatif.

    Apakah komentar yang misalnya hanya berisi:
    “hai salam kenal, tukeran link yuk…”
    juga ikut dihitung? sementara jelas komentar tersebut tidak memiliki relevansi dengan substansi tulisan.

    kami tahun lalu juga pernah mengadakan ajang menulis, dan salah satu kriteria penilaian dengan jelas menyebutkan: Komentar tidak diperhitungkan !

  11.   suryaden | August 18th, 2009 at 15:57

    juri memang punya kriteria tersendiri dan manut pula sama yang punya gawe :D

  12.   anny | August 18th, 2009 at 16:31

    Komentar adalah pendukung buat isi postingan agar lebih ada makna dan sudut pandang yang dilihat dari berbagai dimensi, jadi ya ada andil yah komeng itu :D

  13.   rice2gold | August 18th, 2009 at 16:39

    ah…yang penting posting….posting…dan posting… :D

  14.   Pencerah | August 18th, 2009 at 16:44

    itu kan cuma salah satu kriteria es…
    btw ane mau ngadain kontes blog nich, dirimu mau jd sponsor gak?
    ngarep mode on :)

  15.   Mengembalikan Jatidiri Bangsa | August 18th, 2009 at 17:32

    sebuah masukan yang menarik

  16.   Daniel | August 18th, 2009 at 17:58

    Kalo gitu ganti aja namanya menjadi lomba banyak2an dpt komentar.

  17.   phiy | August 18th, 2009 at 18:04

    aku juga blum ngerti hubungan komentar sama kualitas tulisan..
    aku ikut lomba anakui.com juga syaratnya kudu banyak yg komen. :roll:

  18.   Eka Situmorang - Sir | August 18th, 2009 at 19:03

    Ada salah satu lomba yang mensyaratkan jumlah komentar yg “valid” nah ini saya rasa lebih fair :)

  19.   dbllogersuroboyo | August 18th, 2009 at 20:01

    setiap orang butuh promosi untuk memperkenalkan blognya n semakin banyak orang berkomentar di blog orang lain berarti semakin besar pula orang itu ingin dikenal oleh orang lain…..

    salam kenal mbak

  20.   iskandaria | August 18th, 2009 at 20:03

    Saya yang termasuk rada kurang setuju kalo kriteria penjurian memasukkan jumlah komentar sebagai salah satu syarat untuk bisa menang. Lebih tidak setuju lagi kalo itu dijadikan satu-satunya penilaian.

    Tapi kalo cuma dijadikan patokan akhir sih gak masalah. Tapi bagaimana pun juga, komentar adalah respon atas postingan yang harus dihargai juga. Tapi masalahnya, itu bisa mendorong si peserta berlaku curang atau kayak yang kamu bilang diatas itu. Lebih fair kalo komentar cuma disayaratkan minimal harus dapet berapa. Kalo udah mencapai jumlah minimal yang disyaratkan (misalnya 20), maka penilaian akan lebih dititikberatkan pada aspek lain. Gitu kayaknya lebih adil yach?

  21.   cow | August 18th, 2009 at 20:06

    komentar tuh gak penting yang penting tuh malah ngejung :D

    hehehe.. hidup ngejunk !

  22.   Supriatno | August 18th, 2009 at 20:21

    Nambah komentar lg nih. Saya setuju mba, jgn jadikan komentar sbg tolak ukur kualitas suatu blog. Dan jgn harap pula utk menang, teruslah berkarya, untuk negeri tercinta ini

    yap. blog yang banyak dikunjungi bukan berarti tulisannya berbobot.

  23.   heLgagaga | August 18th, 2009 at 20:38

    ga begitu penting kok
    yang penting kan isi postingan blognya

    blog yang tujuannya untuk mencari uang memang perlu ya hel utk mendapat banyak kunjungan (komentar). tetapi blog yang tujuannya hanya murni untuk menulis saya rasa memang ga mempedulikan mengenai komentar

  24.   songgolangit™ | August 18th, 2009 at 23:38

    Gak…[lagi sebel sama blogdetik yg penuh spam nge -junk] :(

    waduh. spam kok bisa dimasukin spam :D

  25.   nasriza nasir | August 18th, 2009 at 23:39

    tenang aja lis,gak usah paranoid gitu lah..mo nyerang detik hehe.. santai..kayak yang mo di pra-peradilan kan aja kayak kasus prita ja si lies neh..he :D

    ga paranoid kok. soalnya beberapa orang ngira tulisan ini saya tujukan ke detikcom. padahal detikcom itu hanya contoh…

  26.   tonosaur | August 18th, 2009 at 23:49

    mengenai komentar sebagai kriteria penjurian itu mungkin komentar mewakili jumlah pengunjung dan ketertarikan orang dengan tulisan tersebut..

    orang komentar artiya dia terpancing gitulah sederhananya..
    kalo diperpanjang jadin gga sederhana lagi..

    itu dia boy. banyaknya komentar bukan berarti banyak orang tertarik dengan tulisan itu lho. ada cara mudah menarik komentar, yaitu kita banyak2 berkomentar di blog orang lain dengan meninggalkan link ke tulisan yang ingin dikomentari. blogwalking aja ke beribu ribu blog, saya yakin kok feedbacknya akan dikomentar balik.

    hmm..
    saya sekarang jarang posting dan ngga peduli komentar ada atau ngga..
    it doesnt matter anymore jika pada akhirnya ngga ada seorangpun lagi yang mau baca..

    saya setuju boy

    saya menulis untuk diri sendiri dan kepuasan..

    hmmm.. utk kepuasan…

  27.   yangputri | August 19th, 2009 at 00:22

    Setuju ma om tonosaur… :-D tosss boy…!

    untung cuma toss doang, ga sampe minta digendong si boy :mrgreen:

  28.   Yosephs | August 19th, 2009 at 00:37

    Komen… buat sbagian tdk pemting. Menulis lebih penting :-)

    yoi bang. kita ciptakan sejarah via tulisan ya

  29.   zfly | August 19th, 2009 at 04:55

    Komentar gak penting2 amat, yg penting objektivitas juri, cita rasa n originalitas tulisan, bukan plagiat apalagi copas, meskipun yg nulis gak terkenal dan berada di kutub bumi alias blognya gak pernah ada yg tau!

    Apa lah artinya menang karna banyak komentar, tetapi materi tulisan pas-pasan.

    Notes: saya nggak jago bikin tulisan dan gak bakal ikutan lomba. Namun melihat sisi sebuah penilaian berdasar bnyaknya komentar.

    berarti lomba yang dimenangkan oleh polling pollingan sms itu kurang baik juga ya kak

  30.   zfly | August 19th, 2009 at 04:58

    Lupa, komentar gak penting, yang penting pertamaX… meskipun ini bukan pertamaX :)

    pertamax ga pertamax yang penting ngebuzz tiap hari kita kak :D

  31.   Hilman | August 19th, 2009 at 08:19

    Komentar menjadi penting, ketika di dalamnya ada masukkan dan pelajaran buat kita. Namun pada dasarnya, komentar adalah pelengkap dari sebuah postingan yang ada… :)

    jika dan hanya jika isi komentar nyambung dengan tulisan..

  32.   Erfano Nalakiano | August 19th, 2009 at 11:06

    Untuk lomba blogdetik, komentar ditulis di bagian akhir. Meskipun masuk penilaian, tapi masih kualitas tuliasan yang dilihat. menginspirasi atau tidak….

    kenapa komentar perlu, karena sekualitas apapun tulisan, menginspirasi apapun jika tidak dibaca/dikomentari. rasanya percuma saja.

    yakin ???? banyak lho orang yang komentar tanpa membaca tulisan semuanya. yang penting udah ninggalin komen aja ;)

    Yang mungkin juga jadi perhatian adalah promosi di blogdetiknya sendiri, di posting pilihan dan hot issue. Itu kan berpengaruh juga!

    Namun apapun jua, lomba ini dimaksudkan unuk memompa semangat kita dalam berkarya/menulis :) Soal menang dan kalah itu adalah soal waktu….
    Jika kita terus berkarya suatu saat, ada moment yang mengapresiasi karya kita!

    Ingat Mbah Surip? Lagu Tak Gendong baru diapresiasi tahun ini setelah 26 tahun diciptakan. momentnya baru pas…..

    begitu pun dengan kita! Semangat berkarya! Suatu saat akan ada yang mengapresiasinya!

    Salam! :)

    amin.. semoga karya kita semuanya bermanfaat

  33.   fandhie | August 19th, 2009 at 11:07

    itu namanya lomba banyak2an komentarr :P

    *woyy kemaren kok ga nunggu bentaraaan yakks*
    makasih yahh kaosnyaa

    ganti rugi pokoknya fand. minggu depan kamu yang musti datang kesini !

  34.   Mada Suzamar | August 19th, 2009 at 11:24

    Kan lagi zamannya, tuh lomba yang di TV juga tergantung dari SMS-nya hehehehe…

    hohoho.. cuma bedanya semakin banyak sms, semakin meraup rupiah si pemegang lomba. kalo komentar ga mendatangkan uang :D

  35.   satpambobo | August 19th, 2009 at 13:07

    penting ! semakin banyak komentar (yg nyambung tentunya) klo di total semakin panjanglah tulisan kita.. he..he.. Saya nulis komentar disini ikut nyumbang tulisan juga supaya tambah panjang, scroll terus kebawah…yuk..

  36.   ayay | August 19th, 2009 at 13:35

    bener tuh, tujuan utama dari sebuah blog kan penulisan, jd klo hanya dilihat dari jumlah komentar aja kayanya kurang pas aja (hehe mentang2 blogku jarang yg komentar)..meskipun bener sih umumnya komentar itu pasti muncul karena tulisan yg khas/Bagus..

  37.   albet | August 19th, 2009 at 17:31

    wah…wah…
    bener jg tuh…
    mestinya hal itu d pertimbangkan jg…
    salam kenal. . ;)

    http://albet.blogdetik.com/

  38.   musziandi | August 19th, 2009 at 18:01

    yap,setuju..
    sebenarnya bukan komentarnya yang dilihat..
    tapi isi dari postingan itu sendiri..
    menarikkah..?
    penuh maknakah??
    pendapat yang bagus..

  39.   D3pd | August 19th, 2009 at 18:15

    Saya taruh linknya diblog D3pd ya, ^_^…V

  40.   ranie | August 19th, 2009 at 18:36

    buk easy pa kabar…??? kangen… >:D< ^^

  41.   acut | August 19th, 2009 at 23:25

    Salah satu kreteria bolehlah..tapi juga harus di saring mana komentar yang dianggap menanggapi tulisan dan mana kometar yng hanya kunjungan balik..poin ini yg harus lebih diperhatikan oleh dewan juri..maksudnya bukan hanya banyaknya komentar..tapi lebih ke isi komentar yang membangun dan pencerahan..ya khusunya untuk sebuah link yang diperlombakan..

  42.   geRrilyawan | August 20th, 2009 at 01:51

    iya ya…kuantitas kan belum tentu berbanding lurus dengan kualitas…

  43.   pria | August 20th, 2009 at 08:46

    Katakan… apa yach..?

  44.   depz | August 20th, 2009 at 08:51

    wahh aku malah ga ngeh kalo jumlah komen mempengaruhi :D

  45.   aziz | August 20th, 2009 at 11:21

    saya justru lebih suka lomba seperti yang diadakan “pogung77″ dimana penilaiannya didasakan pada pringkat di google..
    kalo anda ?

  46.   artasastra.com | August 20th, 2009 at 12:40

    Hmm..
    Mungkin seharusnya sperti..
    Garam dalam masakan..
    Ndak ada ndakpapa..
    Cuman kurang sedep aja..
    Hehehe.. ;)

  47.   artasastra.com | August 20th, 2009 at 12:41

    Atoo..
    Makan siang ndak pake krupuk..
    Waw..
    Koq jadi ngomongin makanan yah..
    Off dolo ah..
    Laper ce.. :D

  48.   waw | August 20th, 2009 at 12:57

    betul… tp di sini saya liat komentar nya udah banyak2 koq :) dan asliiii…

  49.   perigitua | August 20th, 2009 at 13:17

    haddiirrrr….
    siang siang mengunjungi sahabat, tuk memohon maaf dan mengharap kemurahan hati sahabat tuk sekedar memaafkan segala kesalahan yang telah aku perbuat.
    Mari kita luruskan niat, sucikan hati, semoga Ramadhan dapat mengantar kita kembali fitri
    cu….
    note: sorry.., komenx-nya ntar aja ya…..

  50.   an9el | August 20th, 2009 at 15:16

    kalo komentar jadi penentu otomatis
    blog easy mecahin rekor stiap ada lomba :D

  51.   lamunadi | August 20th, 2009 at 17:10

    Inilah salah satu persyaratan yg menurut sy memang agak subyektif.
    Salam kenal. 8-)

  52.   codet | August 20th, 2009 at 17:54

    Komentar memperlengkap sebuah blog. Namun yang perlu juga diperhatikan bahwa sulit untuk memisahkan mana komentar yang main-main (enggak baca abis, cuma ninggalin link, spam, dll) mana yang sungguhan. Karena sulit untuk dipisahkan, maka komentar menjadi tolok ukur yang absurd. Sebaiknya kualitas suatu tulisan tidak diukur dari sesuatu yang samar-samar (absurd), tapi dari sesuatu yang jelas (objektif), atau setidaknya hampir jelas.

    Tapi meskipun begitu Lis.. minta komentar dong satu di blog aku :D

  53.   warm | August 20th, 2009 at 20:31

    ah akhirnya protes juga die,
    saya udah komen dan protes di form lomba itu,
    mending dihapus aja deh.
    kriteria soal komen itu terlalu mengada-ada saja
    soalnya ini lomba untuk publik blogdetik,
    bukan untuk SEO-SEO an gitu

  54.   ~noe~ | August 21st, 2009 at 01:06

    gimana seandainya kita ngeblog tanpa ada yang komeng?
    artinya dalam batas mana jumlah komeng mampu mempengaruhi bahwa itu bisa disebut blog atau diary :-)

  55.   wi3nd | August 21st, 2009 at 09:43

    den9an ato tanpa komentar aku teutep menulis.. :)

  56.   tuyi | August 21st, 2009 at 10:21

    mustinya isinya dulu….
    baru deh luarnya…
    setuju banget mba’ easy…

  57.   bakulrujak | August 21st, 2009 at 11:13

    menulislah karena memang kau ingin menulis
    bukan karena komentar :D

  58.   julie | August 21st, 2009 at 12:52

    kekmana caranya tau komen itu valid apa gak

  59.   abrus | August 21st, 2009 at 22:17

    note eaSy : bukan mo nyerang detikcom ya…
    terus nyerang siapa dong… ;)

  60.   Ari Bicara | August 22nd, 2009 at 01:21

    Selamanya komentar itu penting, tapi kalau masuk kategori penilaian. kayaknya ga penting dech :D ckckck …

  61.   mrpsycho | August 22nd, 2009 at 05:07

    selamat menjalankan ibadah puasa ya sis

  62.   delonelybie | August 22nd, 2009 at 09:09

    i….waw…. :mrgreen:
    selamat menunaikan ibadah puasa… ^_^

  63.   morishige | August 22nd, 2009 at 10:42

    tak bisa dipungkiri kalau blogger butuh komentator untuk menanggapi tulisannya. tapi ya, sebaiknya komentarnya yang nyambung dengan topik lah..
    :D

    saya dulu hobi nyampah, tapi sekarang udah sadar.. :mrgreen:

  64.   uni | August 24th, 2009 at 09:05

    hehe, sebenarnya ada yang lebih penting dari komentar, yaitu pesan yang tersimpan dalan tulisan itu sendiri, iya khan sista? ^_^

  65.   Juliawan | August 24th, 2009 at 12:28

    hmm belum pernah ikut lomba sih hehehe,btw salam kenal ya ^^

  66.   nancy | August 24th, 2009 at 13:09

    setujuuu..
    mungkin pertama harus ngeliat isi tulisannya dulu ya baru mempertimbangakn jumlah coment yg masuk :)

  67.   Hajier | August 24th, 2009 at 16:39

    Komentar kan salah satu indikasi kalo postingannya laris manis. Selain itu sehrusnya kan ada tim penilai langsung yang menilai dari segi kualitas tulisan, bukan banyaknya komentar.

  68.   hantublogger | August 25th, 2009 at 00:01

    aku koq setuju dengan pemikiran kak easy yah… karena komentar itu kan cuma sekedar interaksi. kebanyakan justru gak ngomenin postingan.. cumaa… sekedar mampir dan menebar sapa saja.

    kecuali jika sang komentator juga bisa mendapatkan hadiah dari penyelenggara lombanya. mungkin akan lain ceritanya. Seperti waktu di kopdar warung kopi 17 kemarin. Kita kan sempat ngebahas bagaimana berkomentar dengan taste, seperti slogan eyang, ngeblog dengan taste!

    Atau perlukah kita adakan award berkomentar dengan taste?

  69.   Zico Alviandri | August 25th, 2009 at 10:19

    Asal bobot penilaian untuk komentar jangan mengalahkan bobot penilaian untuk isi tulisan. Bahkan kalau pun sama menurut saya gak adil.

    Misalnya, isi tulisan skor maksimalnya 10. Kalo komentar, cukup skor maksimalnya 5 aja. gituh.

    Allahu’alam

  70.   arjuna | August 27th, 2009 at 19:06

    Mau dapat rupiah segara klik dan daftarkan http://gayabebas.com/?r=milocsovix

  71.   kalasenja | August 30th, 2009 at 04:22

    setuju sekali. karena orang baru (seperti saya) pasti kalah jumlah komen dngan temen2 yang lebih senior.

    salam,
    kalasenja

  72.   EddYS | September 3rd, 2009 at 01:46

    aku pribadi mendukung Mba easy, aku juga sebenarnya
    orang baru dalam hal tersebut, tetapi kalau
    penilaian seperti itu, itu bakal ngerugikan saya
    sebagai orang baru. Memang, hidup penuh persaingan
    tapi bagi-bagi dongggg…,kepada junior seperti
    saya.

    terimakasih

    Eddys

  73.   benagewe | September 3rd, 2009 at 21:56

    saya memang gak banyak komen masuk ke setiap posting saya, bahkan nyaris no comment hehe. Kadang seminggu nambah, dua minggu, malah lebih sebulan baru nambah. Namun … Lho akan tetapi … Tiap kali checking2 blog saya sendiri tetap aja trafficnya bergerak terus. Lha kalau gak ada komen berarti saya pikir alirannya saya ndak mblogger gitu, dan berat. Jadi yang baca kaya lagi ikutan penataran p4 atau lagi ikut kuliah sosiologi hahaha. Tapi yang pasti saya sangat bangga, karena banyak yang nebeng di setiap posting saya untuk jualan obat kuat ataupun video porno … Tuh berarti kan indikasi kalau blog saya laris meski gak ada komen hahahahohoho. Salam ngeblog dengan tulus ikhlas deh hohoho

  74.   Ben | September 3rd, 2009 at 23:09

    lha saya malah pernah sekali posting saya baru dapat komen banyak gara2 menang lomba blog. Padahal sebelum diumumkan menang sunyi senyap, kaya postingan sebelum2nya. Hahahaha

  75.   danyexel | September 11th, 2009 at 19:37

    “””salam persahabatan dari LIVING.. ;)

    boleh bertukar link nya.. ;) , thanks b4..”””

  76.   JT | September 12th, 2009 at 18:35

    jd komentar tu pentingn ya???
    tadinya. serius. aye mo tutup komentar untuk semua posting aye sndiri. bahkan shoutmix pun akan di buang.
    tp khawatir dikatakan sombong. banyak yg minta di komen, eh setelah di komen, boro2 komen balik, terimaskasih juga kagak. bukan tdk ikhlas juga.
    pdahal tak ada yg minta di komen pun, melihat posting yg bagus, aye usahakan komen

  77.   elmubarok | September 13th, 2009 at 06:06

    ikutan nulis lagi neh..
    kangen dah lama gk ngunjungi blogdetik, coz gi kena musibah,,
    salam buat semua pengunjung blogdetik

  78.   Bung Bejo, | October 11th, 2009 at 21:19

    lha kalo’ banyak yg comment berarti tulisannya banyak yg simak, begitu saja kok repot. Cuman yaitu comment2 ga’ bermutu seperti : keren, nice, good, hebaat etc. Itu sih asal2an aja, daripada diem….

  79.   Arel | October 21st, 2009 at 10:14

    komen pertanda banyak yg batja…. kadang-kadang diperlukan juga kali untuk ajang silaturahmi… (weleh…ngomong opo toh mas iki…hehehe)…..

  80.   Vimax Pills | November 17th, 2009 at 04:52

    In 2 months of taking Vimax Pills I managed to gain 1.5 inches! My sexual desire increased greatly as well as my erections became fuller and longer lasting…

  81.   rbqyfS | November 20th, 2009 at 04:25

    Hi! GILcWB

  82.   rajawalisamudra | December 9th, 2009 at 20:51

    Keq nya banyak Spam yang ngasih comment…..

Leave a Comment