Pendapat Kamu ?

True Story April 24th, 2009

Sebenarnya saya rada cemas dan sedikit was-was membuat postingan ini. Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata banyak yang merasa keberatan, terutama dari kaum hawa.

Ini hanya opini saya mengenai sosok pemimpin Negeri.., entah mengapa saya kok sangat keberatan jika Indonesia yang besar ini dipimpin oleh seorang wanita. Bukannya saya mau melemahkan posisi wanita dan menganggap wanita itu ga bisa mempimpin, bukan. Sama sekali saya tidak merendahkan posisi wanita (karena saya juga seorang wanita). Tapi kok rasanya ya belum tepat aja, terlebih untuk negara kita yang masih morat marit seperti ini…

saya ga berani kemukakan alasan yang lebih banyak kenapa saya ga setuju. asli kuatir beneran bikin postingan seperti ini.. takut terlalu kontra..

btw, kamu pribadi, terlebih yang laki-laki, merasa keberatan ga sih jika negara yang belum mapan ini dipimpin oleh seorang wanita ?

=============================================

sekedar info : tulisan ini tidak ada kaitannya dengan pemilu presiden. Jikapun nanti Republik Indonesia dipimpin lagi oleh wanita, saya tentu tetap menghormatinya.

walaupun.. yaa… tetap saja didalam setiap do’a, saya masih berharap ada sosok laki-laki yang mampu menjadi pemimpin. Pemimpin yang amanah… semoga…


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?




78 Comments to “Pendapat Kamu ?”

  1.   joe | April 24th, 2009 at 23:46

    kayake memang si ibu kurang kapable untuk memimpin bangsa ini, dia cuma mengandalkan nama besar ayahnya saja …

    weits… saya tak bermaksud menyerang seseorang lho bang

  2.   z2r1 | April 24th, 2009 at 23:47

    setuju 100 %mohon doanya kepada semua..moga kedepan negara kita dipimpin oleh orang2 yang layak mimpin..punya rapor yang bagus..punya tim yang kompak (kek temen2 di blog detik (canda )yang jelas presiden kedepan adalah harus yang benar - benar sadr bahwa negeri ini tidak bisa di bangun seorang diri..harus dengan tim yang tangguh dan saling menguatkan..

    amin..
    semoga saja selalu membawa perubahan positif

  3.   joe | April 24th, 2009 at 23:49

    wah, pertama ya… dapat hadiah blackberry dong …

    blekberrynya mo warna item ato ijo ? :D

  4.   sibaho | April 25th, 2009 at 00:25

    ini masalah gender atau personal? agak sensitif emang lis :)

    murni gender bos. tak ada maksud ke arah personal

  5.   News Online | April 25th, 2009 at 00:28

    Wew..
    Nah..
    Padahal ibu 3x lebih upgrade..
    Ktimbang bpk kan..
    Doain aja..
    Agar sang ibu..
    Melahirkan laki2 pemimpin yg benar..
    Ato uda lahir kali ya..
    Hehehe.. ;)

    :) banyak kok anak negeri ini yang memiliki bakat mempimpin.
    tinggal kesiapannya aja mampu atau ga

  6.   faiz | April 25th, 2009 at 03:54

    Aku juga lebih setuju kalau yg memimpin ratusan juta orang di negeri ini adalah seorang laki-kali.

    amin.. semoga saja bro

  7.   suryaden | April 25th, 2009 at 05:39

    saya ndak peduli loh, yang penting kebijakannya saja, kalo nggak nyambung yang meskipun laki-laki ya mundur secara ksatria sajalah…

    wah menatal2 orang negeri ini jarang ada yang mau mundur walo dah salah

  8.   aNGga Labyrinth™ | April 25th, 2009 at 05:55

    Ya… semoga indonesia mendapatkan yang terbaik.. amin…

    diriku berpendapat indenesia perlu pemimpin yang terbiasa dengan strategi, terbiasa di bawah tekanan, dan terbiasa dengan sikap ganting,

    entah kenapa diriku berfikir indonesia belum siap memiliki presiden yang bukan dari militer tadinya, liat aja yang sudah2

    maaf ni cma pendapat pribadi, piss….

    ga ada yang salah dengan pendapat kamu sob. make it easy aja.. ;)

  9.   mrpsycho | April 25th, 2009 at 06:37

    wah undang undang harus diamandemen lagi dong

    kumpulkan pasukan, kita meeting hari ini

  10.   anggi | April 25th, 2009 at 06:57

    saya setuju dengan mbak easy…

    memang pemimpin negara tercinta kita adalah seorang pria yg dapat membawa negeri Indonesia ke arah yg lebih baik karena sangat banyak permasalahan yg dihadapi negeri ini…

    semoga ya. sosok pemimpin nantinya akan lebih mampu membawa perubahan

  11.   scouteng | April 25th, 2009 at 07:27

    iyA, Aku sebagai laki-laki merasa berkewajiban untuk meminpin bangsa ini. ada yang mau pilih aku? he..he..

    jaaahhhhh, kamu sama aja dengan om warm :mrgreen:

  12.   Taktiku | April 25th, 2009 at 07:41

    saya juga setuju mbak, negeri ini jangan dipimpin oleh wanita ah..

    sepakat !

  13.   warmorning | April 25th, 2009 at 07:46

    Smg dapet pilihan pemimpin yg terbaik aja deh,
    pemimpin lho ya, bukan “Penguasa” !
    Err kalo saya mencalonkan diri, ada yg milih ga ya? :D

    tolong buang jauh-jauh angan itu !!! :D

  14.   yangputri | April 25th, 2009 at 07:48

    untuk kondisi negara kita yg skrg sedang morat marit ini, aku setuju negara ini dipimpin oleh seorang laki2, mungkin kalo ada wanita yg lebih cerdas atau lebih bijaksana, atau lebih segala2nya dan dia bisa membangun negeri ini, gak ada salahnya negeri ini dipimpin oleh seorang wanita….

    jadi siapa yang mo milih aku…. :D

    kita bakal saingan sist kalo gini caranya. hahahaha…

  15.   abrus | April 25th, 2009 at 07:54

    Ini sentimen pribadi or gender..?
    atau masalah hubungan lelaki perempuan..?
    atau latar belakang kisah-kasih pria wanita ..?
    atau akibat wanita dijajah pria sejak dulu..?
    atau karena kaum laki-laki adalah imam..? :D

    pertanyaan beruntun yang ga perlu jawaban.
    Om Abrus tahu seperti apa jalan pemikiran sayah…
    and kita sama sama muslim

  16.   gwgw | April 25th, 2009 at 08:24

    menurut gw, gg penting gender..yg penting pinter , jujur and amanah…
    kalo bodoh yah gw gg suka….
    gw malah ngefans ama ibu sri mulyani menteri keuangan…salut banget….:-)

    we’ll see…

  17.   emfajar | April 25th, 2009 at 08:58

    yang penting kita mendapatkan pemimpin yang terbaik bukan cuma obral janji..

    dan saya tetep berharap pemimpin itu seorang lelaki *maksa*

  18.   Cak Win | April 25th, 2009 at 09:16

    Dalam Islam Wanita di ibaratkan sebagai Tiang Negara. Kalo tiang jadi atab bagaimana jadinya :D

    hueheheuehehe…. :D

  19.   tanyasaja | April 25th, 2009 at 09:19

    buat saya seh siapapun pemimpin kita, laki maupun perempuan sama saja, asal mempunyai ketegasan yg tinggi, memamg kandidat yang sekarang hanya satu yg perempuan dan jelas mudah2an jgn beliau yg terpilih, boleh juga menjadi wakil seorang perempuan seperti Sri Mulyani, atau perempuan2 yang benar2 memikirkan bangsa dan negara ini, Semoga siapapun yang menjadi pemimpin, takut kepada Allah dan selalu amanat kepada rakyat, serta menjaga keutuhan NKRI dan anti diskriminasi…

    Salam keluarga besar tanyasaja

    dan wanita sulit untuk mengemban itu joel.
    wanita lebih mudah disetir suami..

    buat saya wanita itu cocok jadi pemacu semangat, seoarng yang penuh cinta kasih yang berada dibalik si lelaki. but sah sah saja pendapat semua orang :)

  20.   anny | April 25th, 2009 at 09:55

    sist, 100% Aku gak setuju Wanita jadi pemimpin, kalo mendukung dan kasih idea untuk melengkapi kepemimpinan sih oke2 aja, tapi kalo buat jd Presiden atau ketua MPR gak banget deh, secara agama juga negara akan hancur kalo dipimpin oleh wanita.

    saya suka pendapat Teh Anny….

  21.   soulharmony | April 25th, 2009 at 09:58

    saya lebih sepakat kalo yang memimpin Indonesia adalah seorang BLOGGER

    apa itu maksudnya saya ? wakakakaka…

  22.   Pencerah | April 25th, 2009 at 10:49

    Asal bukan megawat aja dech
    makin ancur nanti

    setahu saya ga ada bos capres bernama megawat :mrgreen:

  23.   1nd1r4 | April 25th, 2009 at 12:21

    Kalau si ibu ituh yg jadi pemimpin negara kita aku tidak setuju, karena sudah terbukti kemren ga berhasil…

    ini percobaan ke dua sist :D

  24.   mikekono | April 25th, 2009 at 12:26

    kalau wanitanya
    seperti Hillary Clinton,
    Benazir Bhutto,
    Nurul Izzah Anwar Ibrahim….
    why not …..!
    btw, Liverpool malang nian dirimu
    Liverpool, now or never !

    gimana nih bang liverpool kita :(

  25.   an9el | April 25th, 2009 at 13:01

    setuju eas :)
    aku jg tdk merendahkan wanita
    tapi alangkah baiknya
    tanggung jwb yg besar itu di pegang
    oleh kaum adam :)

    vote SBY 4 President :D

    *lha kq jadi kampanye :mrgreen: *

  26.   nino | April 25th, 2009 at 13:14

    wanita indonesia sudah banyak yang cerdas2 lho.. liat tuh menkes.. maknyus.. tapi bukannya emang yang sudah di takdirkan menjadi imam adalah seorang laki2?
    mengingat perempuan lebih banyak menggunakan perasaannya dalam mengambil keputusan,..

    bukan sekedar itu doang nino. negara kita ini butuh yang tangguh, kuat, tegas, berani, cerdas, dan yaa… mampu mengayomi rakyatnya. wanita itu mudah disetir oleh orang2 terdekatnya dan mudah distir oleh suaminya

  27.   djayarus | April 25th, 2009 at 13:52

    Om Abrus tahu seperti apa jalan pemikiran eaSy..?
    sejak kapan dia jadi peramal..?

    djayus mau tauuuuu ajah !

    woiii..yangputri…cepat jauhi bang abrus…dia peramal..dia tahu jalan pikiran orang …
    wacana A-R itu batalin aja …hihihi :D

    nah tuh saya tambahin deh pesen buat om Abrus : tobat deh om mengencani gadis2 muda :mrgreen:

  28.   eeta | April 25th, 2009 at 16:53

    Aku berpendapat sama mba, selama ada laki2 yang amanah tuk pimpin negara ini, knp hrs perempuan.. Tp ini jg hny opini aj

    yup sista..
    dan kita sama2 berharap lelaki tangguh yang menjadi presiden itu mampu menghandle bangsa ini

  29.   Kang mas | April 25th, 2009 at 17:24

    Aku setuju sama pendapatku :mrgreen: ,now or never

    jadi ga berani berpendapat kang ? :D

  30.   gwgw | April 25th, 2009 at 17:27

    gw tetep keukeuh…ibu sri mulyani yg jadi wapres aja…

    mmhhh…

  31.   melly | April 25th, 2009 at 17:40

    belum setujah klo perempuan jadi pemimpin :D klo perempuan jadi pemimpin, trus laki2 jadi apa dunk?
    saya sangat gk setuju klo laki2 itu dibawah perempuan.
    apapun bentuknya :D

    akur !

  32.   matanaga | April 25th, 2009 at 17:46

    lelaki perempuan sama saja, yg penting tidak epilepsi dan yang penting membangun. Hidup demoeasy.. weihh.. demokrasi.. ;)

    hahahaha.. kenapa kalo epilepsi ? :D

  33.   kejujurancinta | April 25th, 2009 at 17:58

    kalau saya sih, laki laki atau perempuan ga masalah
    asal mampu membangun indonesia lebih baik lagi
    menjadi pemimpin yg jujur, amanah dan berpihak pada rakyat.

    gitu ya sist ?
    beda banget dengan pendapat saya :D tapi ga masalah.. kan harus saling menghargai perbedaan pendapat kan ? :)

    btw, bang mike makin kompak aja ni sm mbak easy
    karena liverpool atau karena…..?? :)

    nah karena apa ya ?
    *japri bang mike :D

  34.   manusiahero | April 25th, 2009 at 18:44

    aku za ya jadi pemimpin gimana ya… hee

    baru nyadar banner gk ada lagi..hee

    dilink kan mba’..

    masa tayang banner dah habis bos :D

  35.   Hajier | April 25th, 2009 at 20:01

    Terlepas dari laki-laki n perempuan, selama orang yang akan memimpin ini “Mampu”, terserahlah siapapun!!!
    Lho… kok saya jadi golput yaaa? :P

    golput semakin rame ya

  36.   yanti-clp | April 25th, 2009 at 20:03

    agree.. :-)

    toss dulu kalo gitu sist

  37.   delonelybie | April 25th, 2009 at 20:54

    i….waw… :mrgreen: yang penting yang berkompeten aja lah yang mimpin..
    dan liat hasil nyatan, bukan melihat apa yang sudah pernah terjadi sebelumnya…hehehee…kan cuma pendapat… :mrgreen:

    silahkan berpendapat bro..
    tujuan kita semua sama kok, ingin negara ini makmur adil merata

  38.   budi | April 25th, 2009 at 21:10

    tak kopi jawaban easy karena ana setuju ma easy
    buat saya wanita itu cocok jadi pemacu semangat, seoarng yang penuh cinta kasih yang berada dibalik si lelaki. but sah sah saja pendapat semua orang

    “buat anak kok coba-coba”….walaupun banyak juga sih yang coba-coba buat anak. kok gak sambung ya

    nah buat anak aja ga boleh coba coba.. apalagi buat mimpin negara :D

  39.   zfly | April 25th, 2009 at 22:18

    Prinsip ka2k lies, Jika laki2 sudah tak ada lagi di negeri ini, barulah wanita yg memimpin. Perubahan dan kesetaraan memang perlu, tapi hal2 prinsip jangan terabai. Tuhan sudah membagi porsi yg adil buat laki2 dan wanita. Laki2 imam dan wanita makmumnya :)

    setuju dengan yang Kakak utarakan.. semoga semua menyadari porsi itu ya Kak. kita ga bisa membantah takdir Tuhan

  40.   cyperus | April 25th, 2009 at 22:57

    siapapun yang mau jadi pemimpin pasti bakalan ane terima dengan baik… lapang dada.. telanjang dada..
    tapi,semua tergantung permainan paara petinggi partai dalam mengusung amanah rakatnya…

  41.   SanG BaYAnG | April 25th, 2009 at 23:10

    Saya cuma tertarik di bait akhir..,maka doakan aku juga yah..,agar bisa menjadi pemimpin yang baik di negri bayangan..bersama SanG BaYAnG..

    Kanda kan sudah menjadi pemimpin di negeri bayangan.. ;)

  42.   achoey | April 25th, 2009 at 23:37

    kau perempuan yg bijak
    A sepakat :)

    A’ jauh lebih bijak :)

  43.   depz | April 26th, 2009 at 00:05

    kok aku curiga ya lies
    postingan ini muncul hanya karna ketakutanmu karna GOllkar “nyebrang” ke PDIP yang bikin peluang “IBU ITU” jadi presiden jadi besar?

    itu hanya alasan kecil. bukan karena beliau semata depz, tapi lebih memang pada peranan n kodrat wanita itu sendiri.

  44.   depz | April 26th, 2009 at 00:05

    kok aku curiga ya lies
    postingan ini muncul hanya karna ketakutanmu karna GOllkar “nyebrang” ke PDIP yang bikin peluang “IBU ITU” jadi presiden jadi besar?

    -life is beautiful-

    wekekeeke..

  45.   WargaBanteng | April 26th, 2009 at 01:45

    Cewe cenderung emosional (emosi terus sama kompetitor). Cowo klo ngomong tegas n kenceng (kmana-mana bawa mikropon). Tapi presiden cewe ga pa-pa lha wong rakyatnya bencong (Olga,Ifan gunawan,Ruben,Dorce,Tessy). MERDEKA !

    hahaha… geli sendiri bacanya. jadi kalo orang2 bencong boleh ya diimami seorang wanita :D

  46.   Satrion | April 26th, 2009 at 02:08

    Untuk urusan sebesar mengatur negara Laki-laki memang lebih sanggup sepertinya, karena Perempuan kebanyakan menggunakan emosinya yang mudah sekali dipengaruhi keadaan atau orang sekitar.

    yup…
    dan biasanya keputusan yang diambil juga merupakan masukan dari orang2 sekelilingnya :mrgreen:

  47.   vaughn | April 26th, 2009 at 03:17

    say no to MEGA !!!
    =))
    to the point …. maap ya bu
    tapi waktu kemaren jadi presiden …. kemana aja
    kok diem² :D

    wakakaka.. pasti gabung di group fesbuk say no to mega ya

  48.   madhysta | April 26th, 2009 at 04:20

    oke… oke…. oke….
    aku nduukkuuung…..
    jangankan seorang wanita yang mimpin, sedangkan seorang lelaki aja, masih kaya gini.

    :) musti lebih cermat nih rakyat memilih pemimpin

  49.   phiy | April 26th, 2009 at 06:13

    aku juga ngga setuju kalo yang mimpin perempuan.
    Okelah kalo perempuan dapet kuota layak di DPR, tapi kalo suruh mimpin negara? Duh, kalo ngga pinter2 amat mending jangan deh.

    saya senang dan lega.. karena teman2 disini banyak bersuara sama, bahwa pemimpin negara sebaiknya seorang lelaki tangguh

  50.   wong jalur | April 26th, 2009 at 06:21

    Secara pribadi ga’ setuju, banyak hal yang membuat perempuan belum layak untuk menjadi pemimpin negara. Secara kodrat saja di mana perempuan mengalami menstruasi, akan berpengaruh pada keputusan-keputusan yang dibuatnya. Klo ga’ salah ketika sedang haid wanita lebih sering stress apa benar?(sory ga; tahu soalnya saya pria belum menikah :) )

    betul kok. menstruasi memang membuat wanita menjadi moody. dan lebih sensitif.
    kalau sudah menjabat menjadi presiden, tentunya harus lebih pintar memerangi kondisi gak mood saat menstruasi :D

  51.   latree | April 26th, 2009 at 06:51

    I’m with you. I’m with you!!!

    *kalo kamu baca potinganku tanggal 21…. :)*

    segera meluncur mencari postingan yang dimaksud

  52.   azzaam | April 26th, 2009 at 07:09

    Seandainya aja banyak yang seperti kamu…

    Betul sekali itu! Wanita belum pas menjadi pemimpin suatu negara…

    Tapi sekarang ni malah makin banyak wanita yang berlindung dengan nama emansipasi…?
    Emansipasi memang boleh, tapi jangan disalah gunakan khan….

    Mungkin saat ini kartini menangis di akhirat sana karena namanya selalu menjadi tameng untuk kebebasan para wanita…

    Hei…! bukankah sejak zaman Nabi Muhammad wanita tuh juga memiliki derajat yang tinggi?? (Nabi sudah berusaha meninggikan derajat wanita, mulai dari pembebasan pembunuhan bayi perempuan dan pembebasan budak. Bahkan menyebutkan nama Ibu sampe 3x) Tapi kenapa, sampe sekarang wanita masih merasa belum memiliki derajat yang tinggi?

    100% saya setuju brur. saya juga ga ngerti dimana letak keinginan sebagian wanita minta persamaan kedudukan :D
    sekolah boleh sama tinggi, kerjaan juga ga lagi pandang bulu..

  53.   abrus | April 26th, 2009 at 07:34

    Hmm..wanita kok “diributin” seehh?
    wanita elok, cantik hati dan cantik rupa…
    pasti “diributin dan jadi rebutan”..
    (hihi.. ngelirik… ke an9el ..eh,..remayang..) :D

    oooo.. jadi sekarang om Abrus mulai melirik ke an9el.. hihihi

  54.   yanti | April 26th, 2009 at 09:35

    Manusia yang paling bisa mereka-reka… membantah apa yang sudah dijadi tuntunan.. merasa apa yang dilakukan adalah kebenaran.. Demikian halnya dengan pemimpin Wanita.. lah… mbok ya Sami’na Wa Atho’na….

    mba yanti benar. manusia itu kadang lupa bahwa sang pencipta sudah menciptakan aturan masing2

  55.   masnoe | April 26th, 2009 at 09:48

    wah jaman sekarang wanita yang diributin ya mbak salam kenal

    karena wanita itu selalu menarik untuk diperbincangkan.

    salam kenal juga masnoe :)

  56.   oktava | April 26th, 2009 at 11:51

    Perempuan atau pria…
    yang penting bijak dan membawa kemajuan dalam segala bidang…

    no comment. saya menghormati pendapatmu walo kita berseberangan opini ;)

  57.   Rulez | April 26th, 2009 at 12:25

    sebenernya emang gak tepat untuk seorang wanita menjadi pemimpin…

    tapi lebih gak tepat lagi kalo Megawa** yang memimpin :)
    no offense

    hemm…
    lantas kenapa tetap banyak ya pendukungnya ? :D

  58.   Chibbie | April 26th, 2009 at 13:05

    Waduh postinganya rada nyenggol2 pilpres nie? Klo aku si cocokan presiden cowok. Gagah n berwibawa he2

    kalo presiden perempuannya secantik lunamaya gimana ? :D

  59.   acut | April 26th, 2009 at 13:46

    sy mampir bentar ya..cuma mau baca cmt..:-)

    sy tanggapin oktava donk..

    okay bro !

  60.   Aribicara | April 26th, 2009 at 14:04

    Kalau wanitanya sehebat Ratu Balqis mgkn aku setuju aja, tapi kl wanitanya macem megawati, Amit2 deh,jgn smpe ini terulang :-)

    tetap saja laki2 yang lebih cocok menjadi imam kan ri ?

  61.   cony firdiansa | April 26th, 2009 at 14:29

    Iyaa tuhhh, aku rasa negeri ini lebih cocok di pimpin orang lelaki, tentunya lelaki yang baik dan layak. Pernah gak kmu bayangin seorang presiden wanita mengambil keputusan untuk negerinya di saat sedang mengalami haid, pasti emosional banget keputusannya.

    wekekekeek… saya juga sering emosional saat sedang kedatangan tamu bulanan ^^

  62.   indigo | April 26th, 2009 at 19:09

    hrs cwo yg mimpin.. ramalan wa
    -ada bencana besar
    -insya 4JJI abis SBY indonesia bs lebih baek..
    buktiin lah..
    hohohoho

  63.   indigo | April 26th, 2009 at 19:14

    Untuk pemimpin memang hrs cwo..

    Mimpi wa..

    -Akan ada bencana lebih besar dr Tsunami Aceh.
    -Indonesia bangkit setelah kepemimpinan SBY.

    Hohoho..

    Yang mo tarohan ayo..

  64.   hoiron | April 27th, 2009 at 00:07

    Buang aja ke laut kalo ada pemimpin wanita,, cuma bisa ngomong bisanya obral janji tapi gak ada bukti yang kongkrit..Bukannya aku benci sama pemimpin wanita tapi aku gak mau negara ini jadi berantakan seperti peristiwa yang di alami mantan presiden suharto dulu

    ^_^ mari sama2 berdoa semoga presiden terpilih adalah yang terbaik

  65.   hoiron | April 27th, 2009 at 00:08

    Eeh ada yang lupa neeh!! salam kenal kapan-kapan mampir yaa

    oke Sob

  66.   Pakacil | April 27th, 2009 at 06:35

    bukan hanya karena pandangan secara normatif belaka, namun sungguh saia meletakkan kapabilitas dan akseptabilitas diatas pertimbangan lain.

    sori lama ga kesini, entah kenapa di banyak engine WP saya ke pending, untung bukan SPAM sih…

    kirain sedang puasa blogwalking Pian hehehe

  67.   julie | April 27th, 2009 at 09:50

    bukan masalah gendernya dek,
    permasalahannya saat ini untuk gender wanita belum ada yang capable termasuk ibu itu (kan udah kita lihat sebelumnya)

    dan bukan tak setuju dengan opinimu
    tapi ya seperti yang aku bilang di atas belum ada sosok wanita yang bisa saat ini

    mungkin nanti

    kalo saya bukan masalah meganya Kak.
    tapi memang tak pernah setuju jika pemimpin negara kita itu perempuan.
    saya lebih senang jika perempuan itu sosok yang berada di balik si lelaki, seperti istri obama, atau seperti alm Ibu Tien.
    Buat saya, sosok imam itu lebih baik laki2… :)

  68.   byme | April 27th, 2009 at 15:12

    gwa salam kenal dulu
    byme

  69.   sigsig | April 27th, 2009 at 20:21

    laki-laki lebih pantas, nah wakilnya baru wanita itu mah gpp setujuuuu???

  70.   idana | April 28th, 2009 at 00:24

    duh telat mampir nih….

    kalo aku sih gak masalah siapa yang memimpin
    asalkan dia punya talenta pemimpin.
    Di tempatku memang basisnya partai Ibu itu
    tapi untuk vote ke Presiden aku rasa rakyat
    masih bisa nentuin mana yang baik.
    karena pada kesempatan kemarin gagal…mestinya kali ini cukup tau diri untuk tidak mencalonkan diri lagi.
    Tau deh koq aku jadi benci sama belyau padahal dulu aku begitu mengaguminya…..

  71.   jemika | April 28th, 2009 at 12:04

    g’ keberatan tuh….Tuhan menciptakan manusia sama rata sama rasa…eh kayak cokocips hehehe…..wanita juga ingin dimengerti

  72.   wi3nd | April 28th, 2009 at 12:32

    amien ** men9aminkan alenia teakhir lies

    jika ada perempuan yan9 hebat tan99uh,cerdas dan mampu memimpin ne9eri yan9sedan9 mora marit inih serta punya capability unutk memimpin nda masalah,asalkan j9n “dia” la9i,dia seeh nda ada apa apana,cuma bisa maenin kata ajah,selebihnya tidurrrr.. : evil:
    makana 9a9al,smua asset ne9eri dijual [ waaa..curhat colon9an neeh daku.. :D]

    laki laki meman9 ditakdirkan untuk menjadi imam,smo9a ju9a ada imam yan9 benar benar imam& membawa makmumnya menuju kebaikan,amien..

  73.   Bagong | April 30th, 2009 at 02:02

    Wah… masalah gender kok diragukan lagi ya? Perempuan itu motherly banget lho. Lihatlah negara Jerman. Kanselirnya cewek, lemah lembut tapi setegar baja dan cerdik.

    Ratu Inggris juga cewek lho… Eh dimana-mana namanya ratu itu ya cewek ding!

  74.   mamabanititi | April 30th, 2009 at 21:25

    iyaaaa ya, tapi sayangnya di Indonesia ini banyak yang kurang kasih sayang ibu… jadi yaah gitu jadi kepingin si ibu yang jadi pemimpin… hehehe..tapi diluar semua itu, bener deh, rasanya pemimpin itu enaknya seorang laki-laki. bukankah sedari jaman dahulu kala, kita diajari begitu ya.. yang pantas jadi pemimpin itu laki-laki karena dia tidak direpotkan untuk melahirkan kemudian menyusui, dan lain sebagainya.

  75.   y4nu4r | May 8th, 2009 at 12:59

    Gak setuju kalo dipimpin perempuan.!!

    Para lelaki akan merasa terZalimi batinnya kalo segala keputusan diambil perempuan.

    Wahai para lelaki yg baca koment ini, JANGAN SAMPAI dirimu, hargadirimu, ada dibawah perempuan.

    “nyindir easy gak ya??.. Tau ah..

  76.   Pemilih.com | June 25th, 2009 at 19:30

    Easy: Pendapat Kamu ?…

    …entah mengapa saya kok sangat keberatan jika Indonesia yang besar ini dipimpin oleh seorang wanita. Bukannya saya mau melemahkan posisi wanita dan menganggap wanita itu ga bisa mempimpin, bukan.
    Sama sekali saya tidak merendahkan posisi wanita…

  77.   Rahmat Surur | October 7th, 2009 at 06:00

    Rahmat Surur :
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Walau aku belum pernah bersua, tapi aku dapat media yang ku masuki;
    walau aku belum pernah bertutur sapa, tapi aku dapat berkata lewat mediaku.
    Salam Persahabatan Mas !
    Ma’af, ya Mas !
    Kalau buat siapa aja, orang yang nulis, yang nggak nulis.
    Orang yang mau bicara, yang nggak mau bicara.
    Yang ngejalanin bener, ngejalanin salah.
    Semuanya akan kembali pada si pelaku, walau kadang bisa juga berdampak buat yang lainnya.
    Nonton, nggak nonton. Waah …
    Mirip : BUAH JATUH, NGGAK JAUH DARI POHONNYA.
    (Ma’af, jangan diketawain !):
    Misalnya :
    PEMIMPIN PRIA, KALAU PUNYA SIFAT JELEKNYA KAYA PEREMPUAN, TUH GIMANA ?
    PEMIMPIN PEREMPUAN, KALAU PUNYA SIFAT JELEKNYA KAYA PRIA, TUH GIMANA ?
    SAYA HANYA SEBATAS ORANG BIASA;
    PEMIPIMPIN; MAU PRIA, MAU PEREMPUAN.
    YANG PENTING:
    BISAKAH IA MEMIPIN DIRINYA BERSAMA-SAMA MEMIMPIN DENGAN ORANG LAIN ?
    TERUS : BISA BIKIN PERUBAHAN KE ARAH YANG POSITIF,
    WALAU PUNYA KEKURANGAN dan KETERBATASAN.
    ASAL ENGGAK ENAK DI ELU, ENAK DI GUE.
    ENAK DI ELU, ENGGAK ENAK DI GUE.
    AH…………POKOKNYA BERAGAM …..KAYA GADO-2.

    Namun kini, aku pernah temukan ada pohon, nggak pernah berbuah.
    Ada juga pohon yang berbuah, buahnya nggak jatuh di dekat pohonnya.
    Iya, … ya Mas !
    Ini kali, yang namanya hidup.
    Kadang bisa datar
    Kadang bisa turun
    Kadang bisa mendaki
    Tapi, bila semuanya dinikmati – disyukuri, enak juga.
    Ah, … mungkin; tergantung orangnya juga.
    Karena, kadang kata orang susah, tapi buat yang lainnya bisa mudah
    kadang kata orang mudah, eh buat yang lainnya susah
    Mungkin ini lah dinamika hidup.
    Ada juga yang bilang: Aku sudah sampai, tapi ada juga yang bilang
    aku belum pernah sampai.
    ………………………………………..
    Dan sampai tak terhingga kata-kata terus terucap, saling berganti.
    kalau pun ditulis, nggak semuanya; dapat ditulis.
    kalau diomongin, nggak semuanya dapat diomongkan
    Ya, akhirnya; hanya kuserahkan segalanya pada YANG MAHA KUASA
    ATAS SEGALA, DIA LAH; ALLAAH SUBHANAHU WA TA’ALA.

    Wassalam.
    Terima Kasih.
    Rahmat Surur

  78.   Vimax Pills | November 16th, 2009 at 12:59

    In 2 months of taking Vimax Pills I managed to gain 1.5 inches! My sexual desire increased greatly as well as my erections became fuller and longer lasting…

Leave a Comment